SuaraBanyuurip.com – Samian SasongkoÂ
Bojonegoro – Hingga saat ini komitmen Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Pertamina EP Cepu (PEPC) pada lingkungan di sekitar wilayah operasi Proyek Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) terus dilakukan.
Setelah menanam pohon Trembesi di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PEPC menaruh perhatian pada penerapan metode Green School pada sekolah-sekolah di Bojonegoro.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 05 Tahun 2013 yang mana mencanangkan Adiwiyata, program yang mendorong pada terciptanya pengetahuan, kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, Sekolah peduli dan berbudaya lingkungan.
Melalui “Green School†diharapkan tiap sekolah akan mengembangkan lingkungan belajar yang sehat, aman, nyaman, ramah dan menyenangkan siswa siswi sehingga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, dan dapat mendukung sistem belajar mengajar lebih menyenangkan dan nyaman.
Bertempat di Aula Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Purwosari, Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, pada 29 Oktober 2019 kegiatan sosialisasi Program Penataan Lingkungan Sehat Berbasis Sekolah ini dilaksanakan oleh PEPC.
Hadir dalam acara Camat Purwosari, Camat Ngasem, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah dari 9 sekolah wilayah operasi beserta Komite Sekolah, Korwil Dinas Pendidikan Tingkat Kecamatan, serta perwakilan Pemerintah Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Desa Pelem, Kaliombo, Kecamatan Purwosari, dan Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo.
Sembilan sekolah yang terlibat dalam program ini adalah SDN 1 Bandungrejo, SDN 2 Bandungrejo, SDN 1 Dolokgede, SDN 1 Pelem, SDN 2 Pelem, SDN 1 Kaliombo, SDN 2 Kaliombo, SDN 4 Kaliombo, SMPN 2 Purwosari (Pelem).
Dinas Lingkungan dalam hal ini mengapresiasi program yang diadakan oleh PEPC. Melalui perwakilannya, Fatoni menyatakan, bahwa suhu lingkungan di Bojonegoro belakangan ini sangat panas disebabkan oleh faktor terbesar yaitu semakin berkurangnya jumlah pohon di lingkungan sekitar.Â
“Program penataan lingkungan sehat berbasis sekolah ini sangat tepat, karena PEPC berkontribusi terhadap lingkungan, serta turut mensukseskan program Adiwiyata yang digulirkan oleh Pemerintah,” kata Fatoni, dalam pres rilis yang dikirim PEPC kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (01/11/2019).
Program ini selain mensukseskan program pemerintah, juga bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam usaha peningkatan kesadaran akan lingkungan sehat masyarakat melalui penataan lingkungan sehat berbasis sekolah, mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau dan sehat, serta melatih para siswa-siswi untuk sadar akan budaya lingkungan bersih dan sehat.
JTB Site Office & PGA Manager, Kunadi mengatakan, bahwa PEPC senang mempunyai kesempatan untuk berkontribusi dalam upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menciptakan lingkungan yang asri, menyenangkan, sehat dan bersih melalui program “Green School”.
“Tentu kami senang dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungngan yang bersih melalui program Green School,” sambung Kunadi.Â