SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Warga tiga desa di Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, melakukan pemblokiran jalan menuju Lapangan Minyak Ledok yang dikelola Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Senin (10/2/2020).
Ke tiga desa tersebut adalah Desa Ledok, Sambong dan Pojokwatu. Mereka menuntut perbaikan jalan dan jembatan penghubung antar desa yang kondisinya memprihatinkan. Jalan berlubang dan berlumpur, sementara jembatan bergoyang dan terdapat lubang menganga.Â
Kepala Desa Sambong, Nyusito, pemblokiran jalan tersebut merupakan aksi sepontan warga karena sudah lama kerusakan infrastruktur disampaikan kepada koordinator lapangan Pertamina di Ledok.Tapi tidak ada tindak lanjut.Â
“Warga ingin jangan sampai ada korban lagi. Sebab, pernah ada yang mengalami kecelakaan akibat jembatan rusak,” ungkapnya.Â
Lubang jembatan perlahan melebar dalam dua hari terakhir, karena beberapa waktu terakhir terdapat moving alat berat.
 “Ya mungkin karena sering dilalui kendaraan berat milik Pertamina EP,” ujarnya.
Ditambahkan, sekarang ini di Ledok sedang berlangsung kegiatan work over sumur minyak.Â
“Kalau tidak ada aksi seperti ini tidak mungkin ada perhatian,” pungkasnya Nyusito.
Aksi yang dilakukan warga tiga desa itu membuat arus lalu-lintas tersendat sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Hingga sempat mendapat perhatian dari Forkopimca Sambong serta Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.Â
Menanggapi tuntutan warga, akhirnya dilakukan mediasi, antara warga dengan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu serta Kecamatan Sambong mewakili Pemkab Blora.
“Kami minta ada perbaikan. Kami beri waktu selama 45 hari ke depan,” tegas Nyusito.
Terpisah, Legal And Relations Staff Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Angga Aria, menyampaikan, bahwa terkait tuntutan warga tersebut akan dikoordinasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora karena status jalan tersebut merupakan jalan poros umum kecamatan (PUK).
“Apakah nanti penganggarannya dibebankan kepada kami semua atau dibagi dua,” kata angga.Â
Untuk sementara waktu, lanjut Angga, lubang yang ada di jembatan akan ditutup dengan pelat besi.Â
“Ini untuk sementara saja, sambil menunggu waktu,” jelasnya.Â
Untuk diketahui, kesepakatan antara warga dengan pihak terkait, dituangkan dalam risalah rapat yang ditanda tangani para pihak. Diantaranya, Kepala Desa Ledok, Kepala Desa Sambong, Kepala Desa Pojokwato, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Kantor Kecamatan Sambong, Koramil Sambong, dan Polsek Sambong.(ams)