Gedung Pusdiklat Bojonegoro Dijadikan Rumah Sakit Darurat Corona

19836

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, sedang menyiapkan rumah sakit sementara untuk menangani pasien corona atau Covid-19. Lokasinya akan menempati Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.Â

“Iya, menempati Gedung Pusdiklat,” ujar Sekretaris Daerah Bojonegoro, Nurul Azizah kepada suarabanyuurip.com, Minggu (29/3/2020).

Sekarang ini sedang dipersipakan sejumlah fasilitas di Gedung Puadiklat. Seperti peralatan kesehatan, tempat tidur (beth), dan kebutuhan pendukung lainnya.

“Tanggal 10 April 2020 harus jadi,” tegas mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro itu.Â

Rencananya, di rumah sakit sementara itu akan disiapkan 50 ruang observasi dan 50 ruang isolasi. Diharapkan, dengan rumah sakit darurat ini akan mendukung RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penderita corona.Â

“Ini bagian Ikhtiar pencegahan dan penanganan Covid-19,” tandas Nurul, sapaan akrabnya.

Data Dinas Kesehatan Bojonegoro, jumlah komulatif orang dalam pemantauan atau ODP corona hingga hari ini, Minggu (29/3/2020), sebanyak 64 orang, 7 ODP baru, 3 ODP selesai masa pemantauan, dan 1 pasien dalam pengawasan  (PDP) meninggal dunia pada Jumat (28/3/2020) kemarin.

Baca Juga :   85.204 Ton Pupuk Subsidi di Bojonegoro Belum Terserap 

Sementara data per 29 Maret 2020, jumlah ODP sebanyak 50 orang, atau bertambah dari hari sebelumnya 46 orang. Mereka tersebar di 18 kecamatan.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *