SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, akan meresmikan Sekolah Rakyat pada Jumat 15 Agustus 2025 mendatang. Sekolah Rakyat yang berlokasi di Gedung Pusdiklat Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu, sudah siap ditempati para siswa-siswi baru.
Sekolah Rakyat ini akan menjadi wadah pendidikan alternatif bagi siswa tingkat SMA, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu. Untuk tahun ajaran 2025–2026, sebanyak 100 siswa telah resmi diterima, terdiri dari 44 putra dan 56 putri.
Plt Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Agus Susetyo Hardianto menjelaskan, seluruh persiapan Sekolah Rakyat sudah rampung, mulai dari perbaikan gedung, penyediaan ruang kelas, tenaga pengajar hingga fasilitas asrama.
“Tanggal 15 Agustus 2025 kita resmikan. Untuk tahun ajaran ini, ada 100 siswa SMA yang diterima, 44 laki-laki dan 56 perempuan. Semua persiapan sudah selesai dan siap untuk operasional,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Rabu (13/8/2025).
Gedung Pusdiklat yang menjadi lokasi sekolah rakyat kini telah rampung direnovasi. Ruangan yang sebelumnya kosong sudah menjadi kelas, lengkap meja dan kursi belajar baru, papan tulis, proyektor, serta pendingin ruangan untuk menunjang kenyamanan belajar.
“Meja hingga kursi dan fasilitas belajar mengajar sudah siap dipakai,” ungkapnya.
Agus Susetyo menambahkan, para siswa sekolah rakyat juga sudah disiapkan fasilitas asrama dengan kamar terpisah untuk putra dan putri, tempat tidur bertingkat, lemari penyimpanan, ruang belajar malam, hingga kantin dan dapur umum.
“Fasilitas untuk ruangan guru dan fasilitas penunjang pendidikan juga siap ditempati. Nantinya setelah diresmikan para siswa langsung tinggal di asrama,” terangnya.(jk)





