Tuban Kawal 7 BMI dari Malaysia

19913

SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo 

Tuban – Sebanyak tujuh orang Buruh Migrant Indonesia (BMI) asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur yang datang bersama 154 orang dari Malaysia, mendapatkan pelayanan khusus dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban.

Para pekerja, biasa juga disebut Tenaga Kerja Indonesia (TKI), itu berasal dari wilayah Kecamatan Palang (3 orang), Semanding , Plumpang, Jenu, dan Kecamatan Bancar masing-masing satu orang. Mereka disambut Tim Gugus Tugas  dan diperiksa secara teiti di pelataran Pemkab Tuban, Rabu (8/4/2020) dinihari tadi.   

Langkah itu ditempuh, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 di wilayah setempat. Terlebih lagi mereka datang dari negara dan luar kota yang masuk dalam zona merah Covid-19.

“Alhamdulillah,  semuanya dalam kondisi baik,” kata Kepala Kantor Kesbangpol Tuban, Didik Purwanto, sebagai penanggung jawab kegiatan tersebut.

Pemeriksaan kesehatan dari Tim Medis Dinkes Tuban meliputi, suhu tubuh dan tanda gejala Covid-19 seperti  batuk, sakit tenggorokan, sesak nafas, pilek, lesu, sakit kepala, pnomenia, diare dan mual/muntah.

Baca Juga :   Wapres Dipastikan Hadiri Apel Bela Negara di Bojonegoro

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya,  Komandan Kodim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon, Danramil Tuban, Palang, Plumpang dan Danramil Jenu, perwakilan dari Polres Tuban, Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Naker Tuban, Satpol PP Tuban, dan tenaga medis dari Dinkes Tuban.

Setelah mendapatkan layanan medis, mereka menerima pengarahan dari Dandim Tuban, Viliala Romadlon, yang juga Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berdasarkan SK Bupati Tuban Nomor: 188.45/103/KPTS/414.013/2020. Dikatakan, tujuh warga Tuban tersebut datang dari Malaysia bersama rombongan 154 TKI yang sampai di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo menggunakan pesawat Malaysia Airlines, MH-873 dari Kuala Lumpur Malaysia, Selasa Sore, (7/4/2020).

Rombongan Warga Negara Indonesia (WNI) dari negeri Jiran tersebut, telah melaksanakan pemeriksaan di Bandara Jaunda. Pemeriksanaannya meliputi suhu tubuh dengan thermal gun, epidemiologi, saturasi oksigen dan rapid test dengan hasil seluruhnya negatif Covid-19. Mereka juga telah mendapatkan keterangan sehat atau HAC (Health Alert Card).

Sedangkan pemeriksaan medis lagi di Tuban, menurut Viliala,  merupakan salah satu upaya Pemkab dalam penanganan penyebaran virus Covid-19. Kegiatan ini untuk memastikan kembali kondisi mereka sebelum sampai di rumah masing-masing. Tuban adalah salah satu wilayah yang masih dinyatakan belum ada positif Covid-19, sehingga harus benar-benar dijaga bersama.

Baca Juga :   Praktisi Hukum Unigoro Sarankan Pidana Kurungan di Raperda KTR Diganti Denda

“Saya berharap setelah sampai di rumah untuk menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing) dengan tidak bersentuhan dengan keluarga, serta laksanakan karantina secara mandiri, jangan ke luar rumah serta jangan berinteraksi dengan masyarakat,” begitu saran Viliana.

Selanjutnya mereka dijemput oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan keluarga masing-masing. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *