“Dari etnis dan agama apapun, kita adalah satu, Indonesia.”Â
Begitu tegas Bupati Tuban, Jatim, H Fathul Huda, saat menerima perwakilan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Tuban, di Pendapa Kridho Manunggal Tuban, Senin (27/4/2020).Â
Mereka datang untuk memberikan bantuan kepada warga terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Sedangkan bantuan yang diserahkan berupa 300 alat pelindung diri (APD) dan 3.000 masker.Â
Bagi Bupati Huda, apa yang telah dilakukan warga dari etnis Tionghoa adalah wujud dari keberagaman yang tumbuh ditengah 1,2 juta jiwa warga Tuban. Bentuk kepedulian terhadap sesama manusia dari latar belakang beragam, dengan ikut merasakan penderitaan diantara warga yang menghuni wilayah seluas 1.839,94 Km2 tersebut.Â
“Saya merasa bangga, dan berterima kasih atas kontribusi dari teman-teman Tionghoa,†ungkap ulama asal Montong, Tuban itu.
Pengurus PWNU Jatim itu berharap, bentuk riil solidaritas seperti yang dilakukan PSMTI terus dipertahankan. Upaya tersebut dapat mempererat tali kerukunan antarwarga, antara sesama pemeluk agama, dan makin memupuk nilai persaudaraan.Â
“Walau kita ini dari etnis maupun agama yang berbeda, kita adalah satu Indonesia,†tegas tokoh NU yang masih suka ceramah agama di desa-desa itu.
Pandemi Covid-19 di daerah dengan 328 desa dan kelurahan yang tersebar di 20 kecamatan ini, papar Kiai Huda, begitu ia akrab disapa jamaahnya, telah memantik kepedulian di seluruh stakeholder masyarakat. Mereka saling berlomba bergotong royong untuk meringankan beban yang lain.Â
Tersebab itu pula, orang nomor wahid di Bumi Ronggolawe ini mengajak seluruh masyarakat Tuban untuk berdoa, agar pandemi wabah virus ini dapat segera selesai. Dengan demikian masyarakat akan dapat beraktifitas dengan normal lagi.
Sedangkan Ketua PSMTI Tuban, Pepeng Putrawirawan, menjelaskan, rincian bantuan yang diserahkan terdiri yaitu 100 APD dan 2.000 masker diserahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19Â Tuban. Sisanya akan dibagikan langsung ke Puskesmas Semanding, Merakurak, Jenu, Tambakboyo, dan Puskesmas Bancar.
“Masing-masing Puskesmas akan menerima 40 APD dan 100 masker,†ujar Pepeng Putrawirawan.
Selain itu komunitas ini telah menyalurkan 1.000 paket sembako ke warga terdampak. Paket tersebut terdiri dari 5 kg beras, 1 kg gula, 1 liter minyak, dan 4 mie instan.Â
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,†pungkas Pepeng. (tbu)