Warga Blora Antusias Ikuti Rapid Test Massal di Pusat Perbelanjaan

20222

SuaraBanyuurip.com - Masyarakat Blora, Jawa Tengah, mengapresiasi rapid test massal yang dilaksanakan Dinas  Kesehatan setempat di sejumlah pusat peberlanjaan.

Sejumlah pusat perbelanjaan yang menjadi sasaran rapid test masssal yakni Supermarket Luwes, Pasar Sido Makmur Blora, Pasar Beras Cepu dan Bravo Cepu. 

Siti Umaroh, salah satu pengunjung swalayan mengaku senang ada kegiatan rapid-test massal. Dirinya pun ikut mengantri untuk diambil darahnya.

“Mau belanja, ternyata di depan ada pemeriksaan rapid-test gratis. Jadi saya ikut. Tadi awalnya diperiksa suhu badan dulu dengan thermalgun, kemudian antri untuk diambil sample darahnya” kata dia.

Menurut dia, dengan rapid test ini dirinya bisa mengetahui secara pasti apakah di dalam tubuhnya terpapar virus atau tidak. Selain itu, rapid test dilaksanakan secara gratis.

“Semoga saja hasilnya negatif, tadi dicatat juga identitasnya agar nanti bisa dikabari hasilnya,” harapnya.

Bupati Djoko Nugroho melakukan peninjauan kegiatan rapid-test massal. Titik yang ditinjau Bupati ada Supermarket Luwes di Jalan Pemuda Kota Blora.

Setibanya di lokasi, Bupati menyaksikan langsung proses rapid-test yang dilakukan petugas Dinas Kesehatan terhadap karyawan/karyawati swalayan berikut para pengunjungnya.

Baca Juga :   Upaya Mediasi Muspika Berjalan Buntu

Dengan menggunakan masker dan kaus tangan, Bupati berkeliling berdialog dengan sejumlah peserta rapid-test yang sedang mengantri. Kokok, panggilan akrabnya, mengaku senang melihat antusias peserta yang bersedia meluangkan waktunya untuk mengantri, mengikuti rapid-test.

“Ini merupakan upaya Pemkab untuk mendeteksi dini sebaran Covid-19. Dari hasil ini kita bisa melakukan langkah secara cepat dan tepat,” ujarnya dikutip dari website resmi pemkab blora.

Tidak menutup kemungkinan, kegiatan ini kedepan akan diperluas di masing-masing eks kawedanan se Kabupaten Blora, seperti Ngawen, Randublatung dan Cepu.   Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Lilik Hernanto, menerangkan kegiatan ini dilakukan untuk memperluas layanan masyarakat. Jika sebelumnya rapid-test hanya dilakukan di layanan kesehatan saja dan digunakan untuk tracking kasus positif, maka kali ini diperluas di tempat fasilitas umum seperti pasar dan swalayan.

“Masing-masing lokasi kami bawakan 100 alat rapid-test untuk sampling,” ujar Lilik Hernanto. Sementara, berdasarkan data yang dihimpun, rapid tes yang dilaksanakan, Senin (25/5/ 2020),  di Pasar Sido Makmur Blora sebanyak 80 dirapid test, 12 orang reaktif; Supermarket Luwes dari 100 orang dirapid tes, 5 orang reaktif; Pasar Beras Cepu dari 80 orang yang dirapid tes, 4 oranf reaktif; Bravo Cepu dari 17 orang dirapid test tidak ada yg reaktif. 

Baca Juga :   Petani Bojonegoro Kesulitan Pupuk

“Total pemeriksaan rapit test massal
 277  dan yang reaktif 21. Yang reaktif ini kita tindaklanjuti dengan Swab,” pungkasnya.(red)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *