SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Kasus baru positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, bertambah empat orang, Sabtu (30/5/2020). Satu di antaranya balita berusia setahun.
Tambahan pasien baru positif virus corona tersebut tiga orang dari Kecamatan Baurno, dan satu orang dari Kecamatan Kanor.Â
Sehingga total kasus positif di Kecamatan Baurno sekarang ini berjumlah lima orang. Mereka adalah seorang perempuan berusia 51 tahun asal Desa Karangdayu, dan empat orang asal Desa Sraturejo.
Berdasarkan peta sebaran virus corona Bojonegoro, empat pasien positif virus corona asal Desa Sraturejo di antara balita laki-laki berusia satu tahun, laki-laki berusia 14 tahun, dan perempuan berusia 30 tahun.
Sementara satu pasien positif di Kecamatan Kanor adalah laki-laki berusai 32 tahun asal Desa Pilang.
“Yang 3 orang tanpa gejala atau OTG kasus positif Baureno, 1 OTG dari Surabaya,” ujar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.
Ditanya tentang adanya satu balita positif virus corona, Masirin belum bisa memastikan.
“Kalau isi website-bojonegorolawancorona, saya belum cek,” ucapnya.
Sedangkan satu pasien positif virus corona yang hari ini dinyatakan sembuh adalah seorang perempuan berusai 46 tahun asal Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro. Beberapa kali hasil Swabnya dinyatakan negatif.
“Jumlah pasien positif yang dinyatakan sembuh hingga hari ini ada 3 orang,” ucap Masirin.
Dijelaskan jumlah komulatif positif virus corona di Bojonegoro sebanyak 56 orang, meliputi yang dirawat 44 orang, meninggal dunia 9 orang.
Sedangkan status pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan baru sebanyak 1 orang di Kecamatan Trucuk. Sehingga status PDP pada hari ini adalah sebanyak 5 orang.
“Status PDP kumulatif sebanyak 21 orang, 5 orang dalam pengawasan, 8 orang selesai dalam pengawasan dan meninggal dunia 8 orang,” tutur pria yang juga menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro itu.
Untuk tatus orang dalam pemantauan (ODP) tidak ada penambahan baru. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak 2 orang di Kecamatan Sumberrejo 1 orang dan Trucuk 1 Orang. Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 25 orang.
“ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 245 orang, meliputi dipantau 25 orang, selesai pemantauan 218 orang dan meninggal dunia 2 orang,” ucapnya.
Sementara status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 42.266 orang dan OTG sebanyak 361 orang. Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro mamatuhi instruksi pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.
“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, hindari kerumunan dan jangan mudik,” pesan Masirin.(suko)Â