SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Pasien positif corona atau Covid-19 asal Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dinyatakan sembuh setelah hasil swabnya dua kali berturut-turut dinyatakan negatif, Senin (15/6/2020).Â
Pria berusia 59 tahun itu merupakan pasien positif kedua di Bumi Angling Dharma-sebutan lain Bojonegoro. Sedangkan pasien positif pertama dari Desa Penganten, Kecamatan Balen, yang meninggal dunia pada Sabtu (28/3/2020) di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, saat statusnya masih pasien dalam pengawasan (PDP).
Pria asal Sambongrejo yang sempat diisukan kabur dari tempat karantina tersebut terpapar virus corona dari Surabaya. Sempat mengalami sesak nafas dan menjalani perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo sejak 9 April 2020.Â
Satu keluarganya terpapar virus corona. Istri dan anaknya. Namun anaknya, perempuan berusia 19 tahun lebih dulu dinyatakan sembuh. Sedangkan istrinya berusia 50 tahun sampai sekarang masih menjalani perawatan sambil menunggu hasil swabnya negatif dua kali berturut-berturut.
“Iya, hari ini dia dinyatakan sembuh, bersamaan pasien positif virus corona asal Kecamatan Bojonegoro,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin, Senin malam.Â
Selain ada dua pasien positif sembuh, lanjut Masirin, hari ini terdapat 7 orang terkonfirmasi positif virus corona. Rinciannya, 6 orang dari Kecamatan Bojonegoro, dan 1 orang dari Kecamatan Dander.
Keenam kasus positif asal Bojonegoro Kota itu 3 orang dari orang dalam pemantauan (ODP), 1 orang dari PDP dan 2 orang kasus baru. Sedangkan dari 1 orang asal Kecamatan Dander dari PDP.
Menurut Masirin, kasus baru positif virus corona dari status ODP, PDP dan OTG karena ada kontak erat dengan pasien positif. Sedangkan untuk kasus positif dari ODP dan PDP belum diketahui sumber penularannya darimana.Â
“Masih kami telusuri. Karena tidak ada riwayat kontak atau bepergian,” ucap pria yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro itu.
Dijelaskan, status positif corona di Kabupaten Bojonegoro hari ini sebanyak 63 orang. Sedangkan jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 91 orang, meliputi 63 orang dirawat, 12 orang meninggal dunia, dan Sembuh 16 orang.
Untuk status PDP ada penambahan baru sebanyak 1 orang di Kecamatan Balen. Sehingga status PDP pada hari ini tetap sebanyak 1 orang.Â
“Status PDP kumulatif sebanyak 24 orang, dalam pengawasan 1 orang, selesai dalam pengawasan 13 orang dan meninggal dunia 10 orang,†terangnya.
Sementara itu, untuk status ODP hari ini ada penambahan baru sebanyak 1 orang di Kecamatan Sumberejo. Sedangkan yang selesai dalam pemantauan sebanyak 3 orang, di Kecamatan Dander 1 orang, Ngasem 1 orang dan Trucuk 1 orang. Sehingga jumlah ODP pada hari ini adalah sebanyak 11 orang.
“ODP keseluruhan secara kumulatif sebanyak 255 orang, meliputi dipantau 11 orang, selesai pemantauan 242 orang dan meninggal dunia 2 orang,” tuturnya.
Sedang untuk status ODR sebanyak 42.563 orang dan OTG sebanyak 352 orang. Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro mamatuhi instruksi pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan.Â
“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah, hindari kerumunan dan jangan mudik,” pesan Masirin.(suko)