Positif Corona Bojonegoro Bertambah 5 Orang, 1 Meninggal Dunia

20383

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus bertambah. Hari ini, Rabu (24/6/2020), terdapat penambahan baru 5 orang, dengan rincian 4 orang di Kecamatan Bojonegoro, dan satu orang meninggal dunia di Kecamatan Dander.

Satu pasien positif meninggal dunia adalah seorang laki-laki berusia 62 tahun asal Desa Ngumpakdalem. Prosesi pemakaman menggunakan protokol kesehatan.

Kabar baiknya, 2 pasien positif di Kecamatan Bojonegoro dan Baureno, hari ini dinyatakan sembuh. Sehingga status positif terkonfirmasi pada hari ini sebanyak 77 orang, meliputi 76 orang dirawat dan 1 orang meninggal dunia.

“Jumlah positif terkonfirmasi kumulatif sebanyak 113 orang, meliputi 76 orang dirawat, 13 meninggal dunia dan 24 orang sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin.

Untuk status PDP ada penambahan baru 1 orang di Kecamatan Balen. Disamping 1 orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi di Kecamatan Dander. Sehingga status PDP pada hari ini tetap sebanyak 3 orang.

Baca Juga :   Panas, Pengadilan Negeri Bojonegoro Eksekusi Rumah Paniteranya Sendiri

“Status PDP kumulatif sebanyak 27 orang, dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 13 orang dan meninggal dunia 11 orang,” tutur Masirin.

Untuk status ODP hari ini ada penambahan baru sebanyak 5 orang di Kecamatan Malo 1 orang, Dander 1 orang dan Bojonegoro 3 orang. Selesai dalam pemantauan 2 orang di Kecamatan Kedungadem dan Kalitidu. Sementara itu terdapat 1 orang yang meningkat status menjadi positif terkonfirmasi di Kecamatan Bojonegoro.

“ODP pada hari ini sebanyak 23 orang. Sedangkan keseluruhan secara kumulatif sebanyak 276 orang, meliputi dipantau 23 orang, selesai pemantauan 250 orang dan meninggal dunia 3 orang,” terang Masirin.

Sementara status orang dalam resiko (ODR) sebanyak 42.839 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 357 orang. 

Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat Bojonegoro untuk disiplin dan menerapkan protokol kesehatan. 

“Tetap di rumah saja, jaga jarak, biasakan cuci tangan, pakai masker saat beraktifitas di luar rumah,” pesan pria yang menjabat Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro itu.(suko)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   UKK Imigrasi Bojonegoro : Diskresi Paspor Tanpa Rekom Tak Berlaku Pelaut Baru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *