Jurnalis Blora Desak Polisi Tutup Judi Togel

20384

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Bambang Sadono pendiri Channel Inspirasi Jawa Tengah, angkat bicara setelah akun Toto Gelap (Togel) menyebut ucapan terimakasih kepada LSM, Ormas dan Media di Blora, viral di media sosial, facebook. 

Melalui video zoom Bambang Sadono mengajak diskusi dengan Ketua PWI Blora Wahono dan Febrian Candra Jurnalis Detik.com dan beberapa wartawan yang namanya dicatut menerima dana pengaman dari judi togel, serta Tejo Prabowo Wakil Ketua Ormas Pemuda Pancasila (PP).

Dalam diskusi terbatas itu, Bambang Sadono yang merupakan wartawan senior yang juga mantan Sekretaris PWI Jateng menanyakan keberadaan togel di Blora kepada Wahono.

“Saya selaku Ketua PWI hanya menegaskan kepada Polres untuk menindaklanjuti laporan kawan-kawan jurnalis tentang akun Togel yang mencatut media di Blora dan menutup judi togel di Blora,” ucap Wahono, Rabu, (24/6/2020).

Akun Togel di facebook, lanjut Wahono, sudah menyebut media di Blora seolah-olah ikut mengamankan judi togel, sehingga bisnis haram yang meresahkan warga ini berjalan lancar tanpa kendala.

Baca Juga :   Polres Bojonegoro Amankan Pelaku Penggandaan Uang

Menurut Wahono, yang menjadi permasalahan pencatutan nama dirinya dan sejumlah wartawan sebagai penerima uang pengamanan togel telah beredar melalui pesan berantai.

“Belakangan ini list nama -nama sejumlah LSM di Blora dan kawan-kawan jurnalis yang beredar itu diplintir sebagai daftar nama untuk ikut demo tutup togel, padahal jika ada demo tanpa didatapun kawan-kawan jurnalis datang meliput,” tutur wartawan senior di Blora itu.

Menanggapi jawaban Ketua PWI Blora, Bambang Sadono mengatakan kalau ada asap pasti ada api. Karena itu jangan bermain diasapnya, tapi matikan apinya.

“Jangan berkutat diasapnya, matikan apinya. Artinya langsung pada sumbernya, yakni minta kepada kepolisian untuk menutup praktik togel, serta tangkap, seret dan adili para bandarnya,” tegasnya. 

Sementara Febrian Candra, salah satu nama jurnalis yang dicatut namanya, mengaku kesal karena namanya dicatut. Karena itu dia melaporkannya ke Polres Blora.

“Dari keterangan pihak Polres Blora waktu saya melapor, akan menindaklanjuti laporan dan menutup beredarnya judi togel di Blora,” kata kontributor detik.com itu.

Baca Juga :   Kekeringan di Lamongan Kian Meluas

Febrian juga sepakat dengan pendapat Seniornya Bambang Sadono. Dia mendesak pihak kepolisian untuk tidak terlalu sibuk menangkap para pengecer togel namun langsung kepada bandarnya. 

“Saya tetap memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang sudah bergerak untuk menutup praktik judi togel. Namun yang perlu diingat, bahwa praktik judi togel di Blora berjalan secara terstruktur, masif dan sistematis. Artinya ada pengecer ada bandar. Ada pembeli ada penjual. Itu saja,” tegasnya. 

Wakil Ketua Pemuda Pancasila Blora, Tejo Prabowo mengaku pernah dua kali audensi di Polres untuk menutup judi togel di Blora.

“Polres sudah menutupnya, kalau masih ada yang buka itu sembunyi -sembunyi,” jelas Jojok, panggilan akrabnya.

Ia juga mengaku punya bukti video ada kelompok yang menerima atensi dari pengamanan judi togel di Blora. Karena itu, Jojok sangat mendukung penutupan judi togel di Blora. 

“Intinya saya sangat setuju jika judi togel di Blora ditutup saja,” pungkasnya.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *