Pertamina Janji Pekerjakan Warga Sekitar Kilang

20463

SuaraBanyuurip.com – Teguh Budi Utomo

Tuban – PT Pertamina (Persero) Tbk berjanji akan melibatkan warga sekitar dalam pembangunan kilang minyak, Grass Root Refinery (GRR) di wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Keterlibatan warga tersebut mulai dari proses kontruksi hingga operasi dari Kilang Tuban tersebut. 

Hal itu disampaikan Senior Vice President Direktorat Aset Manajemen PT Pertamina, Hermawan, dalam pemaparan investasi Kilang Tuban dihadapan Bupati Tuban H Fathul Huda di Pendapa Krido Manunggal Tuban, Selasa (7/7/2020). 

Pada kegiatan yang dihadiri jajaran Forpimda Tuban, BPN Tuban, Sekda Tuban Dr Budi Wiyana bersama pimpinan OPD Pemkab, dan Camat Jenu Moch Maftuchin Riza tersebut, Hermawan menyatakan, pembangunan kilang di Tuban adalah bagian dari investasi yang dilakukan Pertamina. 

GRR merupakan proyek strategis nasional diharapkan mampu manfaat kepada negara, pemerintah, dan warga lokal. Pembangunan dan operasional kilang minyak nantinya akan menyerap warga sekitar sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan.

“Ini menjadi komitmen dari Pertamina dalam melibatkan masyarakat sebagai tenaga kerja, saat pembangunan maupun operasional kilang,” ujar Hermawan sebagaimana rilis dari Media Centre Tuban yang diterima SuaraBanyuurip.com. 

Baca Juga :   SKK Migas Jabanusa Gelar Lokakarya Media III 2019 di Denpasar Bali

Pejabat BUMN bidang minyak dan gas bumi (Migas) ini mengungkapkan, diperlukan waktu yang tidak sebentar untuk mengubah masyarakat yang semula petani menjadi pekerja pabrik maupun industri. Pihaknya  akan mempersiapkan masyarakat melalui berbagai pelatihan, sehingga pada akhirnya bisa dipekerjakan pada industri Migas.

Pembangunan kilang dengan investasi sebesar USD 15,6 miliar atau setara dengan Rp225 triliun tersebut, membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Tuban. Mampu menumbuhkan sejumlah usaha baru, seperti investasi perumahan, kuliner maupun industri rumahan lainnya. 

“Kami harap masyarakat dapat mendukung investasi dari Pertamina demi kemajuan bersama,” tuturnya.

Usai menyimak pemaparan dari pejabat Pertamina, Bupati Fathul Huda  menegaskan, agar Pertamina dalam menjalankan operasionalnya harus melibatkan warga sekitar. Hal ini dimaksudkan agar mayarakat ikut merasa memiliki perusahaan. Salah satunya dengan menyerap warga lokal sebagai tenaga kerja di perusahaan maupun pembangunan proyek. 

“Harus membawa dampak positif bagi warga sekitar perusahaan,” tegasnya.

Pada bagian lain, Fathul Huda yang akan mengakhiri jabatannya tahun 2021 itu meminta, agar masyarakat dapat menangkap peluang dengan adanya investasi dari Pertamina. Kehadiran Pertamina mampu membawa multiplier  efek, dan memunculkan wirausaha baru. 

Baca Juga :   Kelola PI, PT ADS Gunakan Aturan Menteri ESDM

“Masyarakat harus mampu mengambil peranan, tidak hanya sebagai penonton,” sambung tokoh Nahdlatul Ulama (NU) tersebut. 

Selain itu warga juga dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi diri, agar diterima sebagai karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Ia pun mengingatkan, Pertamina untuk menjaga dan menguatkan komunikasi yang telah terjalin hingga di tingkat warga. Komunikasi yang baik akan mendukung operasional perusahaan, sekaligus mampu menekan potensi terjadinya kesalahpahaman.

Investasi dari Pertamina diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peningkatan tersebut mencakup berbagai sektor baik ekonomi, sosial, pendidikan maupun kesehatan. 

Pihak Pertamina juga diminta untuk melaporkan setiap kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Pelaksanaannya harus melibatkan masyarakat, serta berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *