Presiden Jokowi Bakal Resmikan Bendungan Gongseng

21238

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Pembangunan Bendungan Gongseng di Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, yang dimulai sejak 2014 lalu, sekarang hampir rampung. Ditargetkan pada Mei-Juni 2021 bisa dilakukan pengisian air.

“Insya Allah nanti pada bulan Desember 2021 bisa diresmikan oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo,” ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Agus Rudyanto saat menjadi narasumber Seminar Tata Kelola Air Dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Secara Terpadu Gedung Angling Dharma pemkab, Jumat (23/10/2020).

Dijelaskan, Bendungan Gongseng bisa menampung volume hingga 22 juta meter kubik air dengan tinggi 34 meter, serta bisa mengairi lahan pertanian seluas 6200 hektare. 

“Nantinya selain berfungsi sebagai pasokan air lahan pertanian, juga bisa sebagai wisata di Bojonegoro,” ucap Agus.

Diungkapkan, pada tahun 2020 ini, di antara Kabupaten di hilir Sungai Bengawan Solo, Bojonegoro paling banyak mendapatkan bantuan. Terdapat 32 lokasi yang mendapatkan bantuan program Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

“Ini berkat koordinasi serta komunikasi yang terjalin baik antara Pemkab Bojonegoro dengan BBWS Bengawan Solo,” pungkasnya.

Baca Juga :   Terus Meluas Ribuan Warga Mengungsi

Terealisasinya percepatan pembangunan Bendungan Gongseng ini, menurut Bupati Anna Mu’awanah semata bukan karena faktor anggaran atau soal ada tidaknya ahli bendungan. Namun soal koordinasi dan komunikasi yang intens dari berbagai pihak, sehingga memunculkan solusi menjawab tantangan-tantangan.

“Hingga akhirnya komitmen Pemkab Bojonegoro dalam pembangunan Bendungan Gongseng bisa terwujud sekarang ini,” sambung Bupati saat menjadi narasumber.

Menurut Bupati program pembangunan Bendungan Gongseng ini sungguh-sungguh diharapkan. Karena bisa mengairi lahan pertanian yang tidak dijangkau Waduk Pacal dan Bengawan Solo.

“Masyarakat sudah lama menunggu bendungan ini jadi dan dioperasikan,” tegasnya.

Bupati merespon jika tahun 2021 mendatang, selain adanya Bendungan Gongseng (primer), juga adanya saluran sekunder dan tersier sehingga menymbung. Selain itu, bupati perempuan pertama Bojonegoro itu optimis bila bulan Mei-Juni bendungan sudah bisa diisi air secara pelan-pelan sehingga dapat mengairi lahan pertanian yang jauh dari Bengawan Solo dan Waduk Pacal.

“Dengan begitu lahan pertanian yang tadinya setahun tanam 2 kali nanti bisa bertambah jadi tiga kali,” pungkasnya. 

Baca Juga :   Pemdes Tingkatkan Pengawasan Sendang Puncakwangi

Seminar dirangkai penandatanganan Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Gongseng antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dengan BBWS.(suko)


.


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *