Pertamina Tambah Penyalur di Pusat Ekonomi Desa

21365

SuaraBanyuurip.com Teguh Budi Utomo

Surabaya –  Dalam rangka mendukung perkembangan ekonomi dan kemandirian desa, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Region Jatimbalinus menambahkan titik lembaga penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi hingga ke pelosok daerah.

Program yang diinisiasi bersama dengan Kementerian Dalam Negeri ini, memiliki target pembangunan sebanyak 40 ribu Outlet Pertashop pada tahun 2024.  Lembaga ini resmi sebagai penyalur BBM, Liquified Petroleum Gas (LPG), pelumas, dan produk ritel Pertamina berskala kecil.

Mereka  disebar di desa-desa seluruh Indonesia. Diharapkan masyarakat dapat menikmati energi berkualitas dengan akses yang lebih dekat untuk dijangkau.

Memastikan target ini dapat tercapai, Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, pada Bulan Oktober 2020 lalu, mencatatkan tambahan jumlah Pertashop yang beroperasi sebanyak 8 (delapan) titik. Tambahan titik lembaga penyalur ini dalam rangka akselerasi pemerataan akses terhadap energi yang berkualitas bagi masyarakat.

“Sebaran tambahan titik Pertashop yang mulai beroperasi di Bulan Oktober kemarin, diantaranya di wilayah Jawa Timur yaitu 1 (satu) titik di Kabupaten Pasuruan, di Desa Tutur, 2 (dua) titik di Kabbupaten Bojonegoro, di Desa Sukorejo dan Deda Sidomukti, 1 (satu) titik di Kabupaten  Bangkalan, Desa Kampak, dan 1 (satu) titik di Kabupaten Mojokerto, Desa Padang,” ujar Section Head Communication Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Ahad Rahedi, dalam rilis yang diterima Suarabanyuurip.com, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga :   Tak Bayar Pajak, SPBE Dipasangi Papan Peringatan

Sedangkan di wilayah Provinsi Bali terdapat tambahan Pertashop yang beroperasi di Kabupaten  Buleleng, Desa Gobleg, 1 (satu) titik dan di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terdapat 2 (dua) titik Pertashop di Kabupaten Lombok Timur, yaitu Desa Menceh dan Desa Sikur Selatan.

Utamanya adalah komitmen antar instansi yang saling bersinergi dari Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten atau Kota agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya serta mendukung percepatan perizinan yang diperlukan untuk pelaksanaan program Pertashop. Kunci pembangunan ada disini, makin cepat, maka makin cepat juga multiplier effect bagi perekonomian desa dapat terasa.

Dengan tambahan titik pelayanan Pertashop tersebut, secara total Pertamina Marketing Region Jatimbalinus sudah melayani 78 titik lembaga penyalur resmi di wilayah operasionalnya. Pertamina disini diberikan amanah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi bangsa agar makin berkembang. Karenanya, kerjasama kemitraan bisnis Outlet Pertashop ini dibuka untuk Pemerintahan Desa, Koperasi, dan pelaku usaha atau UKM untuk memberdayakan ekonomi masyarakat desa.

Hadirnya Pertashop memberikan jawaban akan kebutuhan energi masyarakat di pedesaan, hal ini terlihat dari angka rata-rata penjualan perhari di Bulan Oktpber yang tinggi, seperti di Desa Dandang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, perharinya, sebanyak 1.100 liter kebutuhan BBM masyarakat dapat dipenuhi.

Baca Juga :   Lifting Migas Blok Cepu Meningkat

“Kemudian di Desa Sumber, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, sebanyak 840 liter Pertamax setiap harinya dilayani melalui Pertashop. Di Desa Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, sebanyak rata-rata 805 liter perhari, kebutuhan BBM masyarakat desa yang dapat dipenuhi dengan hadirnya Pertashop,” tutup Ahad. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *