Jelang Nataru, Satlantas Tingkatkan Ketertiban Berlalulintas

21641

SuaraBanyuurip.comArifin Jauhari

Bojonegoro – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resort (Satlantas Polres) Bojonegoro, Jawa Timur, berupaya meningkatkan keamanan, kenyamanan, keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mulai dari tindakan mengurai kemacetan hingga berbagai usaha pencegahan dan penurunan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Heru Sudjio Budi Santoso, mengungkapkan, di Bojonegoro terdapat Black Spot dan beberapa titik rawan terjadinya kecelakaan (Laka).

“Black Spot adalah tempat yang sering terjadi kecelakaan,” kata AKP Heru Sudjio Budi Santoso, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (15/12/2020).

Di tahun 2021 sekarang ada di KM 37-38 tepatnya di Jalan Raya Padangan-Ngawi, Desa Purworejo, Kecamatan Padangan. Dulu pada tahun 2018 tempatnya ada di Baureno. Berpindah di Sumberjo pada 2019.

“Dibawah Block Spot ada Rawan Laka 1. Rawan Laka 1 ini bisa meningkat menjadi Black Spot. Tempatnya ada di sepanjang ruas jalan nasional yang ada di Desa Sraturejo,” jelas AKP Heru Sudjio.

Baca Juga :   Pemilik Kendaraan Berebut Solar dengan Petani

AKP Heru Sudjio melanjutkan, terdapat Rawan Laka 2, adanya di Desa Sumberjo/Kecamatan Sumberjo, mulai dari sebelum lampu merah sampai ke Pandanwangi. Penyebab terjadinya kecelakaan ada tiga, antara lain faktor alam, faktor manusia dan faktor jalan.

“Di Bojonegoro, rata-rata disebabkan karena faktor manusia, atau human error,” ujarnya.

Mengantisipasi berbagai kerawanan tersebut menjelang Nataru, berbagai hal telah dipersiapkan oleh Satlantas, antara lain berkoordinasi dengan pihak terkait membuat Pos Pantau sebanyak enam titik di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

Utamanya Pos Pantau akan ditempatkan di jalur-jalur protokol dan jalur provinsi yang rawan laka. Dengan back up personel gabungan. Misalnya, Pos Pantau pertama di tepi rel kereta api Bayeman, Stasiun Kereta Api Bojonegoro, di Pos Polisi Dengok, di Watu Jago, dan sebagainya.

“Kita juga baru saja rapat koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan dinas terkait dalam rangka persiapan jelang Nataru,” pungkasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Forkopimcam Gayam Gelar Sosialisasi Larangan Penggunaan Aliran Listrik untuk Jebakan Tikus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *