SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora -Â Rencana Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Kementerian ESDM, menggunakan Wisma V atau Gedung Vyatra XII yang berada di Komplek Nglajo Kelurahan/ Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19 mendapat penolakan warga sekitar. Alasannya, tempat isolasi berada di lingkungan padat penduduk.
Warga Jalan Dumai lingkungan Nglajo, Yukanan, menyampaikan, jika rencana pemakaian asset PEM Akamigas tetap dilanjutkan, maka warga akan melakukan protes. Sebab sebelumnya tidak ada sosialisasi kepada warga sekitar.
“Disamping itu, juga berada di tengah permukiman warga. Kami juga khawartir terjadi penularan. Lebih lagi, rumah saya dengan tempat isolasi hanya dipisahkan tembok,” ujarnya.
Yukanan mengatakan, warga sudah menggalang tanda tangan penolakan terkait rencana lokasi isolasi pasien Covid-19.
“Kami tahu rencana itu dari surat yang dibuat oleh PEM Akamigas yang ditujukan kepada Pemkab Blora,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi, juga mengaku tidak diajak berembuk terkait pemanfaatan gedung PEM Akamigas sebagai tempat isolasi.Â
“Tiba-tiba ada surat tembusan dari PEM Akamigas. Surat itu ditujukan kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten,” kata dia.
Sebagai penanggung jawab wilayah, Luluk mengaku kecewa karena sebelumnya tidak ada koordinasi.Â
“Dan itu wajar saja ada penolakan dari warga,” tegasnya.
Pihaknya saat ini masih menunggu petunjuk dari tim Kabupaten Blora.Â
“Karena yang dituju adalah tim kabupaten. Bukan kami yang ada di kecamatan,” ucapnya.
Disinggung terkait jumlah penyitas Covid-19 di lingkungan PEM Akamigas Cepu, dia menyampaikan belum ada.Â
“Dari pertemuan yang kami lakukan dengan PEM Akamigas kemarin, bahwa itu baru rencana. Apabila nanti ada masiswa yang terpapar, maka akan diisolasi di sana (Wisma V). Kalau isolasi di asrama, khawatir penyebarannya semakin cepat,” jelasnya.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 PEM Akamigas, Bambang Yudho Saranta, disampaikan, bahwa dalam upaya pencegahan penyebaran risiko covid-19 di lingkup PEM Akamigas, pihaknya akan memanfaatkan gedung Vyatra XII PEM Akamigas yang beralamat di jalan Taman Bahagia Nglajo, Cepu, untuk dipergunakan layanan isolasi internal. Â
“Bagi mahasiswa PEM Akamigas,” kata Bambang Yudho Saranta dalam suratnya.(ams)