SuaraBanyuurip.com -Â Â Ahmad Sampurno
Blora – Lowongan tiga formasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE), sepi peminat. Sampai hari ini, Selasa (27/4/2021), baru tiga orang pendaftar yang mengajukan lamaran. Padahal, Rabu (28/4/2021) besok, adalah hari terakhir masa pendaftaran.Â
Sekretaris panitia seleksi calon komisaris perusahaan perseroan daerah PT. BPE Periode 2021-2025 Kabupaten Blora, Tulus Prasetyo menyampaikan, dari tiga pendaftar dua orang mengajukan lamaran sebagai Direktur Utama dan satu orang sebagai komisaris.Â
“Sedangkan untuk komisaris utama belum ada pendaftar,” ujar Tulus kepada suarabanyuurip, Selasa (27/4/2021).
Dijelaskan, khusus untuk lowongan Komiasaria Utama PT BPE syaratnya adalah pejabat Pemerintah Kabupaten Blora yang telah mendapatkan ijin dari Bupati Blora sebagai Pembina Kepegawaian.Â
“Harus ASN. Representasi Pemkab Blora sebagai pemilik saham,” tegasnya.
Untuk ketiga pendaftar berasal dari luar Kabupaten Blora.Â
“Pelamar dari lokal Blora belum ada,” ucap Tulus.Â
Tulus mengaku tidak mengetahui minimnya pendaftar lowongan pada PT BPE. Dia menduga, mungkin karena gaji yang ditawarkan terlalu sedikit, sehingga membuat masyarakat enggan mendaftar.Â
“Kalau orientasinya gaji, memang tidak tepat untuk mendaftar,” kata Tulus.Â
Setelah masa pendaftaran ditutup, tahapan berikutnya adalah seleksi administrasi yang akan dilaksanakan pada Kamis, 29 April 2021.Â
“Selanjutnya penetapan bakal calon pada 30 April 2021,†tambahnya.
Untuk diketahui jabatan Direktur Utama PT BPE mengalami kekosongan sejak 13 Nopember 2020 lalu. Saat ini, posisi dirut masih dijabat oleh direktur operasional sebagai pelaksana tugas.
PT. BPE mempunyai beberapa bidang usaha. Mulai pengusahaan dan pengelolaan Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan Umum dan Energi. Perusahaan plat merah ini juga mulai kerja sama dengan Pertamina EP untuk menggarap sumur minyak tua di Lapangan Ledok, Kecamatan Sambong, dan Lapangan Semanggi, Kecamatan Jepon.Â
PT BPE juga membidik pengelolaan gas dari Lapangan Trembul yang diopersikan oleh KSO-PEP PT Sarana GSS Trembul. BPE sendiri menggandeng PT Titis Sampurna dalam upaya pengolahan gas tersebut. Selain itu, penyertaan modal (Partisipating Interest/PI) dalam operasi Blok Alas Dara Kemuning (ADK) yang dioperatori oleh Pertamina EP Cepu ADK.(ams)Â