ASN Blora Tak Minati Jabatan Komisaris Utama PT BPE

22524

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah,  tidak ada yang berminat menjadi Komisaria Utama (Komut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat, PT Blora Patra Energi (BPE). 

Dari lowongan 3 formasi BPE, hingga hari terakhir Rabu (28/4/2021) lalu, formasi Komut tidak ada yang melamar.

Sekretaris panitia seleksi calon komisaris perusahaan perseroan daerah PT. BPE Periode 2021-2025 Kabupaten Blora, Tulus Prasetyono menyampaikan, dari tiga lowongan yang dibuka, jumlah total pendaftar ada 24 orang. Rinciannya, posisi direktur utama sebanyak 14 pelamar, Komisaris 10 pelamar. Sementara jabatan Komut tidak ada pelamar. 

“Belum ada yang minat,” ucapnya.

Dijelaskan, syarat untuk posisi Komut adalah Pejabat Pemerintah Kabupaten Blora yang telah mendapatkan ijin dari Bupati Blora sebagai Pembina Kepegawaian. Komut merupakan representasi Pemkab Blora sebagai pemilik saham.

Tulus menduga kemungkinan tidak adanya ASN Blora yang mendaftar posisi Komut PT BPE karena sekarang ini masalah ESDM telah ditarik provinsi.

Baca Juga :   SKK Migas : Dari 128 Cekungan Migas Baru 20 Berproduksi

“Sehingga tidak banyak ASN yang faham dunia Migas. Hanya sedikit sekali. Mungkin itu salah satu penyebabnya,” ujarnya.

Meski begitu, tahapan seleksi bakal terus dilanjutkan. Rencananya, para pelamar yang lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya akan diumumkan hari ini, Jumat (30/4/2021).

“Tahapan tetap lanjut. Pendaftar termasuk banyak dan diminati. Kebanyakan dari luar daerah,” kata Tulus.

Untuk diketahui, Dirut PT BPE telah mengalami kekosongan sejak 13 Nopember 2020 lalu. Saat ini, Posisi Dirut BPE masih dijabat oleh Direktur Operasional Awan Pradigsa sebagai pelaksana tugas.

PT. BPE sendiri merupakan BUMD yang mempunyai beberapa bidang usaha. Mulai pengusahaan dan pengelolaan Minyak dan Gas Bumi, Pertambangan Umum dan Energi. 

Ada sejumlah usaha yang dijalankan BPE. Mulai Kerja Sama Operasi (KSO) dengan Pertamina EP untuk menggarap lapangan tua di Lapangan Ledok, Kecamatan Sambong dan Lapangan Semanggi Kecamatan Jepon. BPE juga membidik pengelolaan gas dari Lapangan Trembul yang diopersikan oleh KSO-PEP PT Sarana GSS Trembul. BPE sendiri menggandeng PT Titis Sampurna dalam upaya pengolahan gas tersebut. 

Baca Juga :   Seperti Tamu Dirumah Sendiri

Selain itu, penyertaan modal  (Partisipating Interest/PI) dalam operasi Blok Alas Dara Kemuning (ADK) yang dioperatori oleh Pertamina EP Cepu ADK.(ams)


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *