Positif Covid-19, Bupati Anna Jalankan Pemerintahan dengan WFH

22890

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Mu’awanah membenarkan jika dirinya terpapar Covid-19. Bu Anna, panggilan akrabnya, menyampaikan jika keadaannya baik-baik saja dan tetap menjalankan pemerintahan dengan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH)

“Saya terpapar dengan gejala ringan,” ujar Bu Anna di Group WhatsApp (WA), Senin (5/7/2021) malam. 

Bupati perempuan pertama Bojonegoro ini juga menyampaikan masih menjalankan tugas pemerintahan dengan bekerja dari rumah (work form home/WFH). Termasuk memonitoring pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19 dari segala sumber yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Kodim, Polres, dan Kejari.

“Untuk dari pemkab adalah Satlak BPBD. Yang handle di lapang Bu Sekda,” ucap Bu Anna.

Mantan DPR RI dari PKB ini dalam pesan WA juga menyampaikan beberapa hal. Di antaranya, pasokan oksigen di Bojonegoro semua stok tercukupi, tidak ada kekurangan. Kemudian, kapasitas tempat tidur di RSUD dan swasta semua sudah dinaikkan.

“Untuk Sosodoro 190 tempat tidur. Kita juga menambah tempat isolasi di Hotel Bonero, Kalitidu,” tuturnya.

Baca Juga :   Kemarau Tak Pengaruhi Stok Sayur

Sementara untuk persoalan tenaga kesehatan, lanjut Bu Anna, sudah ada tambahan 200 orang. Setelah honor mereka dinaikkan dua kali lipat, karena lowongan yang dibuka sepi peminatnya.

Untuk vaksinasi, lanjut dia, terus di gallakkan  bekerja sama dengan TNI/Polri, 36 puskesmas. Maasyarakat bisa datang langsung maupun berbasis desa.

“Untuk Jatim tambahan vaksin 50% atau  rasio sangat mencukupi,” tegasnya.

Bu Anna menambahkan, Pemkab Bojonegoro juga menyediakan tes usap atau swab antigen secara gratis yang disediakan di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda), pusat kesehatan masyarakat (PKM). 

“Sehingga untuk tindakan pertama tidak perlu dengan PCR,” tuturnya.

Bu Anna mengimbau kepada masyarakat Bojonegoro agar tetap mematuhi aturan dalam PPKM Darurat dan disiplin protokol kesehatan agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Biasanya orang positif Covid-19 yang tidak tertolong ada berbagai faktor, karena komorbit atau terlambat dibawa ke rumah sakit dan lain-lain,” tutup Bupati.

Pesan WA yang dikirim Bu Anna digroup langsung mendapat respon. Sebagian besar mereka mendoakan agar cepat sehat, dan tetap semangat dan bisa melakukan kegiatan pemerintahan seperti biasa.

Baca Juga :   Dua Napi Kabur, Kalapas Tuban Dicopot

Sebelumnya dikabarkan Bupati Anna sedang menjalani perawatan di ruang VVIP (very very important person) Wijaya Kusuma RSUD Sosodoro Djatikoesomo.(suko) 





»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *