SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – PT Hutama Karya (HK), pelaksana proyek jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membuka layanan pengaduan dampak proyek. Hal ini menanggapi keluhan masyarakat karena adanya galian tanah di sepanjang jalan di antaranya di Jalan Dr. Wahidin.
“Sebab hingga kini masih tahap pemasangan jalur pipa karena itu masih ada penggalian. Dan untuk terima keluhan warga kami membuka call center 082131709688 dan petugas akan langsung datang ke lokasi,” kata Anan Dwi Sutrisno, Hubungan masyarakat (Humas) PT Hutama Karya (HK).
Dia menjelaskan, pembangunan jargas ini tentu ada dampak pada awal pengerjaan. Misalnya seperti galian tanah untuk pemasangan pipa jargas. Namun, PT HK memastikan semua galian sudah diberikan pengaman seperti barigade atau karung berisi tanah galian untuk pembatas.
“Juga memasang garis pembatas warna kuning agar bisa terlihat di malam hari terutama oleh pengendara,” katanya, Minggu (15/8/2021).
Anan sapaan akrabnya mengatakan, telah melakukan pengecekan di sepanjang jalan terutama yang ada galiannya. Di antaranya, Jalan Teuku Umar, Jalan Dr. Wahidin tepatnya di Kelurahan Kepatihan, dan Jalan Dr. Cipto masuk Kelurahan Mojokampung, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro.
“Kemarin Jumat (13/8/2021) tepatnya pada malam hari juga beredar di media sosial ada mobil yang ban kanannya masuk lubang galian. Namun, setelah melakukan pengecekan ternyata tidak ada,” ungkapnya.
Karena, ia melanjutkan, ada enam tahap pengerjaan jargas yang harus dilakukan meliputi penggalian lubang pojok, menutup lubang sementara, pengujian atau tes kebocoran, setelah tidak ada kebocoran kembali digali untuk memasang pipa masuk ke rumah, kelima melakukan pengujian kembali kebocoran di tapping sadle.
“Setelah lulus pengujian kebocoran baru ditimbun permanen dan diaspal. Setiap pengujian akan dilakukan penggalian, karena kami memprioritaskan untuk keselamatan kerja dan mencegah gas bocor. Karena tidak sembarang langsung menutup tanah,” lanjutnya.
Karena itu, atas ketidaknyamanan warga Bojonegoro terutama yang terdampak atau terganggu proyek jargas PT HK siap menerima masukan untuk melakukan perbaikan. Juga, akan segera ditindaklanjuti jika terjadi sesuatu akibat adanya galian jargas tersebut.
“Jadi kami mohon kepada masyarakat sedikit bersabar. Dan atas tidak nyamannya Warga Bojonegoro karena akibat galian jargas kami menerima kritik dan saran,” tambahnya.(jk)