Pantau Perkembangan, Wakil Kepala SKK Migas Kunjungi Proyek Gas JTB

23214

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Pertamina EP Cepu (PEPC) yang menjadi bagian dari Regional 4 Subholding Upstream Pertamina merupakan operator salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sektor energi yaitu Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang berpusat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menerima kunjungan Wakil Kepala SKK Migas, Fatar Yani, Kamis (26/08/2021) lalu.

Kunjungan ini dalam rangka memantau progres dan perkembangan proyek JTB yang tengah dalam fase akhir penyelesaian pekerjaan.

General Manager JTB, Charles L Tobing menyampaikan, bahwa di tengah situasi pandemi, JTB terus berupaya merampungkan pekerjaan agar gas JTB dapat segera On Stream pada tahun ini. Sehingga target produksi gas yang akan menyuplai untuk wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah ini dapat segera terpenuhi.

“Kita terus berusaha mengerjakan proyek ini sebaik mungkin, supaya apa yang menjadi target kita bersama dapat tercapai. Ada beberapa hal yang kita diskusikan dengan SKK Migas dan mitra kerja di proyek ini guna mendapat solusi-solusi terbaik dan kelancaran proyek ini,” kata Charles.

Baca Juga :   Pekerja Lapangan Minyak Banyu Urip Kerja Bakti Bersihkan Sumber Mata Air Sendang Lego Mojodelik

Fatar Yani bersama jajarannya meninjau berbagai bagian Gas Processing Facility (GPF) JTB dengan didampingi oleh GM JTB yang memberikan penjelasan secara terperinci mengenai fasilitas pengolahan gas di JTB.

Dalam kesempatan tersebut, selain PEPC JTB, pihak PT Rekayasa Industri (Rekind) sebagai kontraktor utama yang mengerjakan proyek gas JTB turut memberikan penjelasan kepada SKK Migas ihwal proses pengerjaan GPF yang tengah berjalan.

Ditanya tentang perkembangan proyek JTB, Fatar Yani mengaku, secara fisik progres dari pekerjaan di JTB cukup banyak mengalami kemajuan. Menurutnya, hal ini sangat jauh berbeda saat dirinya mengunjungi proyek JTB beberapa bulan sebelumnya.

“Ini jauh lebih baik dari kunjungan saya tiga bulan yang lalu. Saya optimis, beberapa item bisa dipercepat. Overall cukup bagus,” ungkap Fatar Yani.

Proyek gas JTB dijadwalkan akan mulai berproduksi (on stream) pada akhir 2021 dengan  rata-rata raw gas sebesar 315 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day atau Juta Standar Kaki Kubik per Hari).

Upaya para Perwira Pertamina di JTB  mengembangkan teknologi dan desain pada unit Gas Processing Facilities mampu menghasilkan tambahan produksi gas hingga 20 MMSCFD. Dengan demikian terjadi peningkatan produksi menjadi 192 MMSCFD  dari semula 172 MMSCFD.

Baca Juga :   Peningkatan Produksi Minyak Tak Bisa Seenaknya

Dalam Kunjungan Kerja kali ini Wakil Kepala SKK Migas juga didampingi oleh Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi dan Kepala UPP JTB SKK Migas Waras Budi Santosa serta jajaran SKK Migas lainnya. Selama kunjungan, rombongan mengikuti aturan HSSE yang berlaku serta melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *