SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Salurkan bantuan untuk korban erupsi gunung Semeru yang kedua, Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro, Pusat Madiun, Kang Mas Wahyu Subakdiono, perintahkan Team Unit Reaksi Cepat (URC) PSHT Bojonegoro, dan Pengaman Terate (PAMTER) 024 nemui Nurfida untuk menyerahkan langsung bantuan, Minggu (19/12/2021).
Nurfida merupakan anak dari pasangan Totok dan Heni yang baru berusia tujuh tahun sempat firal di media sosial karena berlari menyelamatkan diri saat terjadi erupsi gunung semeru, Sabtu (04/12/2021) lalu.
Satu pickup bantuan yang disalurkan untuk korban erupsi gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur tersebut berupa Mie Instan, beras, bantal dan alas tidur dan lain sebagainya. Bantuan diserahkan di posko bencana peduli sesama PSHT Lumajang, dan diterima langsung Ketua PSHT Cabang Lumajang, Kang Mas Hariyanto.
“Penyaluran bantuan pada hari ini adalah yang kedua kalinya. Selain itu saya juga ngutus Team URC dan PAMTER nemui Nurfida untuk serahkan bantuan langsung,” kata Kang Mas Wahyu Subakdiono, kepada SuaraBanyuurio.com.
Terpisah Ketua PSHT Cabang Lumajang, Kang Mas Hariyanto, menyampaikan terimakasih kepada PSHT Cabang Bojonegoro yang kembali mengirim bantuan untuk korban gunung semeru.
“Terima kasih Kang Mas Wahyu Subakdiono, bantuannya sudah kami terima. Semoga bermanfaat bagi warga masyarakat yang terdampak erupsi gunung semeru,” ujarnya.
Senada diungkapkan Totok orang tua Nurfida. Warga Desa Curahkobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, ini juga mengucapkan terimakasih kepada PSHT Cabang Bojonegoro atas bantuan yang diberikan putrinya.
“Tentu bantuan ini sangat bermanfaat. Saya sekeluarga tidak bisa membalas apa apa selain ucapan terimakasih. Semoga Allah yang membalasnya,” ujarnya.
“Alhamdulillah amanah yang diberikan Kang Mas Wahyu Subakdiono untuk menyerahkan bantuan langsung ke Nurfida berjalan lancar. Dan terimakasih atas bantuan saudara kami PAMTER Lumajang dan Kang Mas Hariyanto. Sehingga kami bisa bertemu langsung dengan Nurfida,” sambung PAMTER 024 Darma’ji disela-sela menyerahkan bantuan kepada Nurfida.
Informasi yang diperoleh SuaraBanyuurip.com disekitar desa terdampak erupsi gunung Semeru menyebutkan, hingga saat ini kondisi masih siaga dan waspada penuh. Bahkan warga tidak dibolehkan masuk dititik area yang sudah ditentukan bahaya dan dijaga ketat oleh petugas keamanan baik TNI Polri dan terkait.(sam/fin)