SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Guna menyongsong dan menyukseskan Festival Banyu Urip 2025, para pemuda di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sukses membentuk kepanitiaan. Panitia terbentuk melalui Forum Pengurus Karang Taruna (FPKT) setempat.
Pembentukan susunan panitia dihadiri langsung oleh Camat Gayam dan para perwakilan pemuda karang taruna dari seluruh desa se Kecamatan Gayam.
Festival Banyu Urip rencananya akan digelar pada bulan Oktober 2025 mendatang. Kegiatan itu merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.
Tak hanya menghadirkan hiburan, Festival Banyu Urip telah menjelma menjadi ikon kebanggaan Kecamatan Gayam. Selain sebagai ruang pelestarian budaya lokal, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi potensi wilayah, wadah kreativitas pemuda, sekaligus sarana meningkatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kecamatan penghasil minyak dan gas bumi (Migas) Blok Cepu tersebut agar lebih dikenal luas dan mampu bersaing.
Hasil rapat FPKT Gayam menetapkan Agus Hafidz sebagai Ketua Panitia Festival Banyu Urip 2025. Susunan panitia melibatkan karang taruna serta organisasi kepemudaan lainnya. Ketua Panitia terpilih mengucapkan terima kasih sekaligus pesan motivasi bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, Panitia Festival Banyu Urip 2025 terbentuk kemarin (Selasa, 10/8) di Balai Kecamatan Gayam. Mari kita jadikan momentum ini sebagai wujud kebersamaan dan semangat gotong royong,” kata Agus Hafidz kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (11/9/2025).
“Harapan saya, seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif, khususnya bagi masyarakat Kecamatan Gayam,” lanjutnya optimis.
Menurut Agus, terbentuknya kepanitiaan tersebut menjadi simbol bahwa persiapan Festival Banyu Urip resmi dimulai. Nantinya beraneka acara menarik tersuguhkan, dari pentas seni tradisional, parade budaya, hingga aktivitas olahraga yang melibatkan seluruh lapisan warga memberikan pengalaman terbaik dan dinantikan oleh masyarakat.
Festival Banyu Urip 2025 sekaligus menjadi rangkaian peringaan Hari Jadi Kecamatan Gayam dan Kabupaten Bojonegoro diharapkan bukan hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, mengangkat kearifan lokal, serta mendorong peningkatan UMKM.
“Dengan begitu, Gayam dan Bojonegoro semakin dikenal sebagai wilayah yang kreatif, berdaya, dan penuh kebersamaan. Selaras dengan slogan “Bojonegoro Makmur dan Membanggakan,” tegas Agus Hafidz.
Sementara Camat Gayam, Palupi Hadi Ratih Dewanti, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi pemuda yang tergabung dalam kepanitiaan. Pun ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus FPKT Kecamatan Gayam dan karang taruna desa se-Kecamatan Gayam atas dedikasi dan pengabdiannya.
“Semangat kebersamaan ini adalah kunci utama agar Festival Banyu Urip dapat berjalan sukses, meriah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.(fin)





