Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Seorang warga Kelurahan Karangpacar, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ditemukan sudah meninggal dunia dalam keadaan membusuk. Sontak, jenazah yang diperkirakan sudah lima hari sebelum ditemukan itu menggegerkan warga setempat, Kamis (09/02/2023).
Ketua RT 23, RW 03, Kelurahan Karangpacar, Sujoko mengungkapkan, jenazah bernama Supramono (43) ini pertama kali diketahui oleh istri dan anaknya. Istrinya tersebut mendatangi rumah almarhum karena diminta oleh para tetangga. Ini karena sudah beberapa hari para tetangga tidak melihat almarhum beraktifitas.
“Istri saya diminta oleh ibu-ibu sekitar untuk menjenguk. ‘Bu RT coba dilihat Pak Pram kok gak pernah kelihatan’ kata mereka. Setelah itu istri saya diantar jenguk oleh anak saya. Habis itu anak saya berteriak. Ayah, Pramono sudah kaku,” katanya menirukan ucapan anaknya.

Ketua RT 23/03 Kelurahan Karangpacar, Sujoko.
© 2023 suarabanyuurip.com/Arifin Jauhari
Sujoko lantas segera lari turut melihat kondisi almarhum. Mengetahui kondisi jenazah sudah berwarna kehitaman, dia segera melapor ke Polsek Bojonegoro Kota. Menurutnya, almarhum adalah seorang pria bujang, dan hidup sendirian. Pekerjaan sehari hari serabutan.
“Semasa hidup kesehariannya biasa saja. Sering ngopi bareng kok di sini,” ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol Mukodam membenarkan peristiwa ini. Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro guna dicari penyebab kematiannya.
Keterangan sementara, dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), hand phone dan jam tangan almarhum masih utuh. Pada kaki dia terdapat bekas cat. Ini sesuai dengan keterangan saksi yang menyebut almarhum terakhir diketahui habis menerima upah kerja mengecat.
“Barang-barangnya masih utuh. Yaitu hand phone dan jam tangan masih ada. Keterangan saksi menyebutkan ada sakit lambung semasa hidup. Sementara itu, lainnya kita tunggu hasil pemeriksaan dari rumah sakit,” terangnya.(fin)





