Menteri ESDM Tetapkan Rencana Induk Jaringan Transmisi dan Distribusi Gas Bumi Nasion

FOTO ILUSTRASI : Lapangan Gas JTB di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikelola Pertamina EP Cepu menjadi salah satu produsen gas terbesar di Indonesia.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menetapkan rencana induk jaringan transmisi dan distribusi gas bumi nasional (RIJTDGBN). Penetapan RIJTDGBN tersebut merupakan dukungan pemerintah dalam rangka perbaikan pembangunan dan pengembangan infrastruktur migas khususnya infrastruktur hilir gas bumi.

Direktur Pembinaan Program Migas Mustafid Gunawan mengatakan, dalam aturan Kepmen ESDM Nomor 10.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang RIJTDGBN tahun 2022-2031 merupakan pembaruan Kepmen tentang RIJTDGBN tahun 2012.

“Tentunya ini bisa terwujud berkat dukungan pemangku kepentingan,” katanya sebagaimana dikutip dari laman ESDM.

Mustafid mengatakan, RIJTDGBN mencakup Ruas Transmisi, Wilayah Jaringan Distribusi (WJD), serta fasilitas dan sarana infrastruktur yang diperlukan untuk pemanfaatan gas bumi. Kementerian ESDM berperan dalam meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dan pemerataan akses infrastruktur gas bumi nasional.

“Karena itu, melalui RIJTDGBN ini, diharapkan dapat menjadi acuan dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur gas bumi, keputusan investasi dan pengembangan pasar gas bumi domestik,” katanya.

Baca Juga :   Lapangan JTB Akan Produksi Penuh 192 MMSCFD pada Maret 2023

Sementara itu, Koordinator Pokja Penyiapan Program Migas Rizal Fajar Muttaqin mengatakan, penetapan RIJTDGBN berdasarkan prakarsa BUMN/swasta, rencana pemerintah, dan saran BPH Migas. Hal ini dengan mempertimbangkan supply-demand gas bumi, konektivitas terhadap infrastruktur eksisting, harga gas bumi, moda transportasi gas bumi, Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PT PLN (Persero) dan perencanaan pembangunan kawasan industri.

“RIJTDGBN ini menjadi acuan rencana investasi, lelang Ruas Transmisi dan WJD, penugasan Pemerintah kepada BUMN dan pengembangan pasar domestik,” kata Rizal.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *