Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari
Jakarta – Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja (WK) Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Benny Lubiantara menyampaikan bahwa penemuan eksplorasi tahun 2023 menghasilkan total sumber daya 216 MMBOE.
Kegiatan eksplorasi tersebut merupakan bagian dari aktivitas utama eksplorasi 2023. Dari target sebanyak 57 sumur ekplorasi yang direncanakan secara keseluruhan, tercapai realisasi 11 temuan atau tercapai 28% dari target. Sementara target yang terpasang pada semester I sebanyak 25 sumur eksplorasi.
“Dari 11 sumur eksplorasi, 6 sumur telah selesai, 6 discovery, 1 sumur belum di test dan 4 sumur masih on going” kata Benny Lubiantara dalam konferensi pers kinerja industri hulu migas, dikutip SuaraBanyuurip.com, Rabu (19/07/2023).
Untuk 6 sumur discovery, ada dua sumur yang berstatus Re-Entry. Yaitu di Lofin-2 di Kabupaten Maluku Tengah dan Rimbo-1 di Blok Belida Sumatera Selatan. Ini disebabkan pada sumur sebelumnya biasanya ada kendala operasional sehingga sulit diakses. Adanya Re-Entry ini untuk memastikan keberadaan hidrokarbon.
“Total sumber daya dari 11 sumur eksplorasi pre drill RR P50 sekira 216 MMBOE (Billion Barrel Oil Equivalent),” bebernya.
Meski demikian, eksploration wells drilling itu dari sisi volume diakuinya memang belum terlalu banyak. Cenderung masih sedikit. Sehingga diharapkan nantinya di pemboran eksplorasi berikutnya dapat ditemukan volume yang lebih besar.
“Dengan banyaknya program yang disiapkan, kami harapkan dapat ditemukan sumur eksplorasi yang volumnya besar, syukur-syukur bisa ‘giant’ (sangat besar),” ucapnya.(fin)





