Sujiwo Tejo Sebut Anna Mu’awanah Punya Kans Kuat Jadi Bupati Bojonegoro Dua Periode

Sujiwo Tejo.
Sujiwo Tejo saat tampil di jagong gayeng di Pendapa Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Budayawan kondang, Sujiwo Tejo menyebut jika Anna Mu’awanah masih memiliki kans kuat menjadi Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, untuk kedua kali.

Hal itu disampaikan Sujiwo Tejo dalam Jagong Gayeng Budaya bertema “Rasa Melu Handarbeni” di pendapa Kecamatan Gayam, Sabtu (19/8/2023) malam.

Budayawan yang memiliki nama asli Agus Hadi Sudjiwo Tejo ini mengingatkan agar calon yang nantinya ingin melawan Anna Mu’awanah dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro 2024 untuk berfikir panjang.

“Periode kedua (Bu Anna) masih kuat. Jadi jangan ada mengutik-utik. Karena pulungnya (masih) ada di dia,” ujar Presiden Jancukers ini.

Sujiwo Tejo melihat Bupati Anna membangun Bojonegoro dengan harapan. Harapan ini, kata dia, yang menjadikan seseorang bisa bertahan hidup.

“Namun perlu diingat juga, harapan juga sumber keputusasaan. Ini terjadi karena apa yang dirasakan, apa yang diperoleh, tidak sesuai harapan,” tuturnya.

Jagong Gayeng bersama Sujiwo Tejo dihadiri oleh kalangan terbatas. Bukan untuk masyarakat umum.

Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah dalam sambutannya menyampaikan alasan Jagong Gayeng Budaya bersama Sujiwo Tejo dilaksanakan di halaman pendapa Kecamatan Gayam agar kegiatan tidak hanya terpusat di perkotaan.

Baca Juga :   Menteri Teten Masduki Dorong Kolaborasi UMKM Lokal dengan Perusahaan Multinasional

“Kegiatan ini disponsori tunggal oleh PT ADS, BUMD Bojonegoro,” kata bupati kelahiran Tuban, Jatim ini.

Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Mohammad Kundori membenarkan jika biaya untuk pelaksanaan Jagong Gayeng Budaya bersama Sujiwo Tejo bersumber dari dana tanggungjawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) penyertaan modal (Participating Interes/PI) Blok Cepu. Pelaksanaannya bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Bojonegoro.

“Kalau nilainya Rp 150 juta lebih, dan kegiatan masuk bidang talenta Budaya,” ujar Kundori kepada suarabanyuurip.com, usai Jagong Gayeng Budaya bersama Sujiwo Tejo.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *