SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Keseruan HUT ke-78 RI masih terasa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satunya lomba menangkap lele di Desa Payaman, Kecamatan Ngraho yang digelar sore tadi. Bukan hanya anak-anak yang ikut menangkap lele di sawah, tapi juga para emak-emak begitu antusias.
Salah warga Desa Payaman, Kecamatan Ngraho Oki Apritorian mengatakan, lomba tangkap lele ini menjadi agenda tahunan setiap memperingati HUT RI dan dimulai sejak 2018 lalu.
“Lomba yang diadakan di sawah bengkok milik Kepala Dusun Payaman ini sudah disebar 2 kuintal lele,” katanya, Rabu (23/8/2023).
Dijelaskan, sebelum disebar lele dan diadakan lomba HUT KE-78 RI, sawah milik kepala dusun ini dibajak terlebih dahulu. Namun, peserta lomba hanya warga asal Desa Payaman yang boleh mengikuti.
“Syaratnya saat menangkap lele dilarang menggunakan alat apapun dan hanya menggunakan tangan kosong,” kata Oki sapaan akrabnya.
Lomba tangkap lele berlangsung seru dan menarik karena selain dapat lele, peserta juga berkesempatan dapat doorprize. Doorprize berupa uang Rp 50 ribu.
“Doorprize didapat dari dapatnya ikan lele yang sudah diberi tanda berupa tali tis yang dikaitkan di mulut ikan lele,” katanya.
Sementara itu, Camat Ngraho Masirin mengatakan, antusias warga sangat luar biasa. Terlihat masyarakat yang tumpah ruah menangkap lele di sawah. Para emak-emak juga mengikuti lomba tangkap lele tersebut.
“Terlihat ada yang serius ikut lomba dan banyak juga anak-anak yang ikut hanya untuk bersenang-senang,” katanya.
Dia mengatakan, lomba sangat seru dan menghibur penonton sehingga menambah kerukunan warga.(jk)





