SuaraBanyuurip.com – Edi Supraeko
Bojonegoro – Teguh Haryono atau biasa disapa Mas Teguh berkesempatan sowan ke KH. Alamul Huda, Pengasuh Pondok Pesantren Al Rosyid Kendal, Sabtu (2/9/2023) malam. Meski baru pertama kali bersua, pembicaraan berlangsung gayeng. Keduanya membincang soal bangsa dan juga Bojonegoro kedepan.
Gus Huda-sapaan KH. Alamul Huda- dalam pembicaraan itu, menyoal tentang pentingnya kemandirian sebuah pondok pesantren, sehingga tidak tergantung pada pihak lain. Itu telah dibuktikan oleh Gus Huda di Pondok Pesantren yang diasuhnya dengan mendirikan unit-unit usaha untuk menopang terlaksananya pendidikan.
“Kemandirian pesantren ini juga menjadi bekal para santri setelah lulus dari pondok pesantren,” kata Gus Huda.
Ketua Paguyuban Umat Beragama (PUB) Bojonegoro itu melanjutkan, kemandirian juga penting untuk Bangsa Indonesia sehingga tidak tergantung pada bangsa lain, dari segala sendi kehidupan.
Sementara itu Mas Teguh menyampaikan bahwa dirinya berterima kasih atas sambutan hangat dari Gus Huda dan kesempetan berdiskusi yang mencerahkan terkait dengan ketahanan dan kemandirian bangsa.
“Pemikiran beliau sangat maju dan rasional tentang kemandiriran bangsa,” kata Mas Teguh, putra asli Bojonegoro kelahiran Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru itu.
Setelah berbincang selama satu jam, Gus Huda mengajak Mas Teguh untuk mengunjungi lokasi pondok pesantren Al Rasyid yang lain yang berada kurang lebih 300 meter dari pondok utama. Lokasi pondok tersebut rencananya bakal digunakan untuk gedung Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis dan pendidikan bagi siswa yang tidak mukim.(edi)





