SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Semarang – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), kali ini memilih Universitas Negeri Semarang (Unnes) sebagai mitra dalam melaksanakan kuliah umum.
Pertimbangan yang diambil, mengingat prestasi dan perkembangan pesat universitas yang terletak di Ibu Kota Jawa Tengah ini. Sehingga Unnes menjadi pilihan yang tepat untuk menjangkau mahasiswa dalam melaksanakan sosialisasi industri hulu migas.
Kuliah umum terselenggara dengan mengusung tema “Kontribusi Industri Hulu Migas terhadap Ketahanan Energi Nasional” sekaligus juga melakukan sosialisasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang dipusatkan di Aula Kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Semarang.
Hadir dalam kegiatan antara lain, Rektor Universitas Negeri Semarang Prof. Dr. S. Martono, M.si beserta dengan jajarannya; Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa Wahyu Dono Nur Amboro; Kepala Kelompok Kerja Asuransi dan Risiko Finansial SKK Migas Heru Setyadi; Kepala Departemen Perpajakan SKK Migas Asep Syaifullah Adnand serta perwakilan dari Perusahaan Migas yang ada di Jabanusa (PT. Pertamina EP Zona 11, Saka Energi Muriah Ltd., dan ExxonMobil Cepu Ltd.(EMCL).
Koordinator Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Wahyu Dono, mengungkapkan tujuan dan harapannya terkait kegiatan kuliah umum tersebut. Para peserta juga mendapatkan penjelasan tentang peta jalan industri hulu migas.
Maksud adanya kuliah umum disebut sebagai sarana saling bersilaturahmi, berdiskusi sekaligus bertukar informasi terkait perkembangan di industri hulu migas.
SKK Migas memiliki tugas memberikan pemahaman atau pengenalan mengenai kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi kepada masyarakat termasuk kepada akademisi dan insan dunia pendidikan.
Oleh karena itu, SKK Migas Jabanusa kemudian memberikan Kuliah Umum kepada kurang lebih 200 orang peserta yang hadir terdiri dari Dosen serta Mahasiswa/i dari seluruh jurusan yang ada di Universitas Negeri Semarang.
“Lembaga pendidikan merupakan salah satu mitra yang sangat strategis dalam membantu menyampaikan informasi – informasi yang berimbang terkait perkembangan industri hulu migas kepada publik,” kata Wahyu Dono dalam keterangan tertulis yang diterima Suarabanyuurip.com, Jumat (27/10/2023).
“Kami menyambut baik kegiatan kuliah umum dan berharap perusahaan-perusahaan migas bisa berkontribusi untuk mahasiswa MBKM (Merdeka Belajar – Kampus Merdeka) dan menjadi tenaga ahli di Universitas Negeri Semarang,” ujar Rektor Unnes, Prof. Dr. S. Martono, M.si.
Dalam kegiatan ini para mahasiswa juga dapat mengetahui bagaimana operasi migas dilakukan dengan teknologi canggih yang kompleks serta risikonya. Sehingga untuk dapat memasuki lingkungan kerja di industri tersebut, diperlukan profesionalisme yang tinggi serta memiliki kompetensi yang baik dalam bidangnya masing-masing.(fin)
Kuliah umum yang diadakan oleh SKK Migas Jabanusa Selasa 24 Oktober 2023 tersebut memaparkan lima materi yang dibagi ke dalam lima sesi. Materi disampaikan oleh :
Wahyu Dono – Koordinator Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa; Heru Setyadi – Kepala Kelompok Kerja Asuransi dan Risiko Finansial SKK Migas; Asep Syaifullah Adnand – Kepala Departemen Perpajakan SKK Migas; Tri Wiyono – Sr. Manager Subsurface Development & Planning KKKS Pertamina EP Zona 11; Erry Prihandri – Senior Manager Stakeholder Relations KKKS PGN Saka; Rexy Mawardijaya – Government Relations Supervisor & Spokesperson KKKS ExxonMobil Cepu Ltd.


