Mas Teguh Dorong BUMDes Bisa Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Desa

Mas Teguh.
Teguh Haryono atau Mas Teguh, Calon legislatif (Caleg) DPR-RI PDI Perjuangan dari Dapil IX Bojonegoro dan Tuban saat berdiskusi dengan pengurus BUMDes Berkaho Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peranan penting dalam peningkatan perekonomian desa. Banyak peluang usaha yang bisa dikelola BUMDes sesuai potensi yang ada desa. Teguh Haryono, Calon legislatif (Caleg) DPR-RI PDI Perjuangan dari Dapil IX Bojonegoro dan Tuban, mendorong peran BUMDes agar menjadi tulang punggung ekonomi desa.

BUMDes merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. Pemerintah Desa dapat mendirikan BUMDes sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa.

Seperti halnya Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Desa ini telah memiliki BUMDes Berkaho yang memiliki usaha berupa warung makan dan peternakan.

Direktur BUMDes Berkaho Pungpungan, Resma Edhi Satria menyampaikan, telah memetakan apa saja peluang-peluang usaha yang ada di desa untuk dikelola. Selain itu, juga menghitung kebutuhan, tantangan, hambatan, pesaing dan lain sebagainya sebelum mengelola usaha.

“Sebagai lembaga desa, BUMDes itu ibarat BUMN, maka kita cari peluang usaha yang menguasai hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Sehingga pada tahap awal, lanjut Edhi, BUMDes Berkaho membiikin usaha warung makan dan budidaya ikan lele.

Baca Juga :   Bojonegoro Punya Pusat Informasi Geologi, Syarat Menjadi UNESCO Global Geopark

“Alhamdulillah sampai sekarang bisa berkembang,” ucapnya ketika berdiskusi dengan Teguh Haryono, Calon legislatif (Caleg) DPR-RI PDI Perjuangan dari Dapil IX Bojonegoro dan Tuban.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh Haryono yanag biasa di sapa Mas Teguh, menyampaikan ada banyak sektor dan peluang yang bisa digarap oleh BUMDes.

Seperti adanya pasar desa, wisata desa, atau yang paling mudah adalah pengusahaan irigasi desa untuk memenuhi kebutuhan pengairan bagi pertanian. Semua potensi tersebut bisa didorong menjadi lebih maju dan profesional pengelolaannya jika ditangani oleh BUMDes.

“Badan Usaha Milik Desa adalah salah satu tempat masyarakat untuk melatih ekonomi. Tidak hanya itu, BUMDes harus menjadi tempat pertumbuhan ekonomi di desa,” tegas Mas Teguh.(red/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *