Harga Minyak Goreng Melejit, Emak-emak Menjerit

Harga minyak goreng curah mahal
MAHAL : Seorang pembeli sedang menenteng minyak goreng curah di seputar Pasar Bojonegoro Kota.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Harga minyak goreng (migor) curah kini di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terpantau naik tinggi. Harga salah satu kebutuhan pokok yang melejit ini mengakibatkan emak-emak atau para ibu menjerit sebab tidak berimbang dengan uang belanja yang dikeluarkan sehari-hari.

“Harga minyak goreng (curah) makin naik, Mas, sekarang Rp17 ribu per liter, padahal beras juga masih mahal, mana cukup uang belanja kalau begini,” keluh Aminah, seorang ibu rumah tangga asal Desa Pacul, Kecamatan Kota.

Tak hanya migor curah, bahkan yang migor kemasan sederhana juga terkerek naik daripada sebelumnya. Wulan, emak muda yang tinggal di Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro Kota juga mengeluhkan naiknya harga.

“Minyak goreng kemasan biasa saya belinya Rp19.000 per liter, tapi terpaksa tetap beli meski uang belanja pas-pasan,” tutur Wulan.

Kenaikan harga migor curah ini dibenarkan oleh agen migor curah di seputar Pasar Bojonegoro Kota. Linda menyebut, minyak goreng dagangannya itu kini dijual seharga Rp16.400 per liter. Itupun dengan catatan ambilnya banyak.

Baca Juga :   Komisi VII ke Mendag yang Baru : Harus Bisa Turunkan Harga Migor

“Sebelumnya Rp15.000an per liter, sudah dua minggu ini naik terus,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (15/03/2024).

Kenaikan harga migor curah ini dipengaruhi oleh pasokan pabrik yang kosong dan memang harganya telah naik sejak dari pengiriman. Meski begitu tidak ada pelanggan Linda yang melakukan aksi borong.

“Pembelian masih normal, rata-rata per orang ada 9 sampai 10 liter, omzet juga masih biasa, sehari 7 sampai 8 drum,” terangnya.

Terpisah, atas kenaikan harga minyak goreng ini, Pimpinan Cabang (Pimca) Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro, Ferdian Dharma Atmaja mengatakan, bahwa Bulog saat ini tidak secara khusus ditugasi untuk mengatur minyak goreng.

“Bahkan Bulog Bojonegoro sendiri sudah lama tidak dipasok minyak goreng merek Minyakita dari pabrik,” ujar Ferdian.

Kendati, saat ini Bulog Bojonegoro masih tetap menjual minyak goreng, namun produk yang dijual ini adalah migor kelas premium. Seperti Fortune, Selfie, Minyak Goreng Kita, Rizky dan segala merek setara kelas tersebut.

“Jadi hanya menjual minyak goreng kelas premium,” tandasnya.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *