AJI Bojonegoro Ingatkan Jurnalis dan Media Massa Jaga Independensi 

Ketua AJI Bojonegoro, Deddy Mahdi As-Salafy.
Ketua AJI Bojonegoro, Deddy Mahdi As-Salafy.

SuaraBanyuurip.com – Menjelang pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Bojonegoro, pada November tahun 2024 mendatang, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro, mengingatkan agar jurnalis dan media massa menjaga independensi, terutama dalam meliput soal isu politik.

Ketua AJI Bojonegoro, Dedi Mahdi mengatakan, jika jurnalis dan media yang memproduksi informasi atau produk jurnalistik dan menyebarluaskan kepada masyarakat, sudah seharusnya bersikap independen, atau tidak memihak kepada salah satu kontestan tertentu.

“Jangan sampai jurnalis dan media menjadi corong kepentingan politik tertentu, dengan menyampaikan informasi yang tidak tepat kepada masyarakat,” kata Dedi Mahdi, Rabu (22/5/2024).

Ditambahkan, jika momen pilkada ini memang dimanfaatkan oleh media massa untuk mendongkrak pendapatan melalui iklan politik, terutama media lokal, namun menurutnya itu hal yang wajar, tapi jangan sampai kemudian “endors” politik itu mengebiri independensi media.

“Kelompok politik pemasang iklan itu, jangan sampai mendikte media agar membuat berita tertentu, dengan tujuan menjerumuskan calon lain, untuk membentuk persepsi masyarakat sesuai yang diinginkan,” tambahnya.

Sikap tidak memihak kepada kontestan pemilu juga diatur oleh kode etik jurnalistik, baik di Dewan Pers maupun masing-masing organisasi profesi jurnalis, serta organisasi media massa.

Baca Juga :   AMSI Latih 150 Media Cek Fakta Menjelang Pemilu 2024

Sebelumnya Dewan Pers juga mengeluarkan surat edaran terkait gelaran pemilu 2024, yang mengingatkan akan pentingnya independensi dan kemerdekaan pers, demi terwujudnya pemilu yang berkualitas.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *