Rekom Terbaru Belum Keluar, DPD PAN Tunggu Keputusan DPP untuk Mengusung Cabup Bojonegoro

DPD PAN Bojonegoro tunggu keputusan rekom terbaru dari DPP PAN untuk mengusung Cabup-cawabup Bojonegoro.(Ist)
DPD PAN Bojonegoro tunggu keputusan rekom terbaru dari DPP PAN untuk mengusung Cabup-cawabup Bojonegoro.(Ist)

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro masih bimbang bergabung di partai koalisi mengusung Setyo Wahono atau Anna Mu’awanah sebagai kandidat calon Bupati Bojonegoro. DPD Partai berlambang matahari bersinar tersebut lebih menunggu keputusan dari DPP PAN.

Meski sebelumnya pada Juni lalu DPD PAN Bojonegoro telah menyerahkan secara langsung keputusan rekomendasi DPP PAN kepada Anna Mu’awanah untuk maju sebagai bakal calon bupati (bacabup) Bojonegoro di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri mengatakan, PAN di daerah tetap patuh keputusan yang dikeluarkan oleh DPP PAN.

“Karena saat ini rekomendasi terbaru belum keluar. Kami masih menunggu, termasuk jika rekomendasi mengharuskan bergabung dengan partai koalisi Setyo Wahono-Nurul Azizah,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (27/07/2024) kemarin.

Dia mengatakan, PAN sangat mungkin bergabung dengan Partai Gerindra, apalagi PAN dan Gerindra tergabung di partai Koalisi Indonesia Maju (KIM).

“Bisa saja DPP PAN rekomendasinya ke Setyo Wahono-Nurul Azizah,” ujarnya.

Baca Juga :   Pemkab Tak Punya Wewenang Tindak Galian C

Untuk diketahui, adik kandung Mensesneg Pratikno, Setyo Wahono saat ini telah mengantongi rekomendasi dari lima parpol untuk maju sebagai Bacabup Bojonegoro berpasangan dengan Nurul Azizah sebagai wakilnya.

Kelima parpol yang telah resmi memberikan rekomendasi untuk putra putri asli Bojonegoro itu, meliputi Partai Gerindra, Demokrat, PPP, PBB dan Golkar.(jk)

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *