SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro — Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 membawa berkah bagi warga. Di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, upah melipat surat suara Rp 300.000 per box.
Salah satu pelipat surat suara pemilihan bupati (pilbup), Usfi Nurlaeli mengaku ingin menambah pendapatan untuk menutup kebutuhan rumah tangga. Meski begitu, Usfi sudah berpengalaman.
“Saya sudah dua kali jadi tenaga pelipat surat suara sebelumnya, ini kali ketiga,” kata perempuan asal Desa Ngablak, Kecamatan Dander itu sambil sibuk melipat surat suara.
Ibu rumah tangga ini menargetkan bisa menyelesaikan 2 box kardus surat suara setiap harinya, karena waktu pengerjaan yang diberikan 4 hari. Usfi bisa menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat karena sebelumnya pernah melipat surat suara.
“Per dus surat suara saya dapat honor Rp300 ribu,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (28/10/2024).
Senada disampaikan tenaga pelipat surat suara lainnya, Ahmad Yani. Warga Desa Ngasem, Kecamatan Ngasem ini mengaku sudah terbiasa melakukan pekerjaan musiman mulai pemilu lima tahun lalu hingga pemilu tahun ini.
“Lumayan, buat tambah-tambah, kan kalau target 10.000 lembar atau 5 dus bisa dapat honor total Rp1,5 juta lebih,” bebernya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Robby Adi Perwira membenarkan, pihaknya telah mulai melakukan pelipatan surat suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam pelipatan itu, melibatkan sekira 100 orang dari warga sekitar.
“Kami libatkan warga sekitar untuk pelipatan surat suara, masing-masing mendapatkan honor Rp150 per lembar. Jadi kalau mengerjakan 1 dus berisi 2.000 lembar surat suara ya sekira Rp300.000 honornya tiap dus,” ungkap Robby.
Pelipatan suara dipusatkan di gudang logistik milik KPU sendiri. Pihaknya menargetkan 4 sampai 5 hari untuk pelipatan surat suara, baik Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur dan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) Bojonegoro.
“Hari ini baru surat suara Pilbup, karena surat suara Pilgub baru datang besok,” tutur Robby.
Surat suara Pibup Bojonegoro dan Pilgub Jatim masing-masing sebanyak 1.055.024 lembar. Selain pelipatan, juga dilakukan penyortiran.
“Sudah kami sampaikan, jika menemukan yang rusak, seperti sobek, tintanya luntur, dan lain sebagainya, kami minta untuk disendirikan,” jelas Robby.
Penyortiran surat suara rusak dilakukan oleh petugas tersendiri seperti halnya para pelipat suara. Jumlah surat suara, baik yang rusak dan telah disortir ini nantinya akan diakumulasi dan diumumkan ke publik.(fin)






