SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro menggelar doa bersama untuk memperingati hari jadi ke 79 Provinsi Jawa Timur (Jatim) bersama KH Anwar Zahid, Sabtu (9/11/2024). Doa bersama tersebut, selain wujud rasa syukur juga untuk merefleksikan prestasi, stabilitas daerah, dan kemajuan ekonomi Provinsi Jatim.
Kepala Bakorwil Bojonegoro, Agung Subagyo mengatakan, doa bersama ini merupakan rangkaian Hari Jadi ke-79 Provinsi Jatim, dan sebagai wujud syukur atas kemajuan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa untuk Jawa Timur.
“Tentu dengan kegiatan ini, Jawa Timur bisa mendapatkan keberkahan di segala sektor terutama dalam hal ekonomi. Termasuk keberkahan bisa menjadi provinsi yang aman, damai, tentram, dan sejahtera,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.
Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto mengatakan, di Hari Jadi ke-79 Provinsi Jatim masyarakat bisa mendapatkan keberkahan dengan munajat doa bersama, yakni baik keberkahan ilmu hingga keberkahan rezeki.
“Khususnya untuk Provinsi Jawa Timur bisa lebih baik dari provinsi lain. Kemudian ceramah yang disampaikan KH Anwar Zahid bisa menjadi energi untuk membangun Jawa Timur serta memberi koreksi untuk memperkokoh persatuan,” katanya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto mengungkapkan, Hari Jadi Jawa Timur tentu harus menjadi refleksi semua masyarakat Jawa Timur, yakni sejak awal berdiri hingga sekarang.
“Jawa Timur ini menjadi provinsi terbesar kedua setelah Indonesia, termasuk ekonomi hingga produksi bidang pertanian semua dari Jawa Timur,” katanya.
Sehingga hal ini harus direfleksikan agar prestasi, stabilitas daerah, dan kemajuan ekonomi Provinsi Jatim bisa terjaga. Dia mengatakan, Jawa Timur ini lahirnya tepat pada 12 Oktober, namun rangkaiannya masih berjalan hingga sekarang.
“Ini menunjukan Jawa Timur harus terus direfleksikan,” imbuhnya.(jk)





