SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk menyusun rencana kerja (Renja) tahun anggaran 2027 di Ruang Rapat Mliwis Putih, Selasa (24/2/2026).
Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Tri Wahyu Liswati mengatakan, koordinasi intensif penting dilakukan agar program prioritas provinsi dapat berjalan efektif di daerah. Utamanya dalam menyusun renja 2027.
“Tahun 2027 merupakan tahap kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dengan penekanan pada penguatan infrastruktur dan layanan dasar,” jelasnya.
Dia mengatakan, FKP ini menjadi ruang bersama untuk memastikan arah kebijakan dan kegiatan tahun 2027 selaras dengan RPJMN, RPJMD provinsi, serta prioritas kabupaten/kota. Setiap program harus memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Renja, lanjut Wahyu, merupakan penjabaran operasional rencana strategis perangkat daerah yang wajib mengacu pada kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bakorwil berperan sebagai penghubung antara kebijakan provinsi dan kebutuhan riil pemerintah kabupaten/kota.
“Selain menjembatani kebijakan, Bakorwil juga mengoordinasikan sinergi antar perangkat daerah provinsi,” ujarnya.
Termasuk unit pelaksana teknis dan cabang dinas, dengan pemerintah daerah. Harapannya, rekomendasi hasil koordinasi tidak berhenti pada tataran administrasi, melainkan dapat ditindaklanjuti secara konkret.
“Sehingga program antara pemerintah provinsi dan delapan kabupaten/kota di wilayah kerja Bakorwil II bisa sejalan dan selaras dengan arah pembangunan nasional dan daerah,” tandasnya.(jk)





