Pantau Kebijakan WFH di Bakorwil Bojonegoro, Sri Wahyuni Tekankan Disiplin dan Pelayanan Publik

Sri Wahyuni
Wakil Ketua IV DPRD Jatim, Sri Wahyuni saat berkunjung memantau pelaksanaan WFH di Bakorwil Bojonegoro.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Wakil Ketua IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur (Jatim) Sri Wahyuni, memantau langsung pelaksanaan kebijakan work from home (WFH) di lingkungan Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro, Senin (6/4/2026).

‎Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan implementasi WFH berjalan dengan baik serta tidak mengganggu kinerja pelayanan publik.

‎Kepala Bakorwil Bojonegoro, Tri Wahyu Liswati menyampaikan, bahwa mulai Rabu mendatang, sistem WFH akan diterapkan secara penuh, di mana seluruh aktivitas kerja dilakukan dari rumah.

‎”Sebelumnya, pada minggu lalu, penerapan WFH masih bersifat campuran, dengan sebagian ASN bekerja dari kantor dan sebagian lainnya dari rumah,” ujar Tri Wahyu Liswati.

‎Hal ini, kata dia, disesuaikan dengan kondisi pegawai, termasuk lokasi tempat tinggal yang dekat dengan kantor.

‎Dalam pemantauannya, Sri Wahyuni menegaskan, bahwa kebijakan WFH diharapkan mampu memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), serta penghematan energi seperti listrik dan air.

‎Kendati, ia menekankan bahwa penerapan WFH tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat. Sebab, WFH merupakan bentuk kerja fleksibel yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas tinggi dari seluruh ASN.

‎“Kerja harus tetap optimal, dan koordinasi harus tetap kuat. ASN juga harus memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik,” kata Sri Wahyuni dikonfirmasi Suarabanyuurip.com secara terpisah.

‎Politisi perempuan dari Partai Demokrat ini juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur teknologi yang memadai serta sistem pengawasan yang efektif agar ASN dapat bekerja secara efisien dari rumah.

‎”Penting pula menjaga komunikasi dan hubungan dengan tim maupun atasan, untuk memastikan koordinasi dan kerja sama tetap terjaga dengan baik dalam mendukung kinerja pemerintahan,” tandas Sri Wahyuni.(fin)

Pos terkait