SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menyebutkan pembangunan kawasan pedesaan penting dilakukan untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala DPMD Bojonegoro Machmuddin dalam focus group discussion (FGD) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro (Unigoro).
“Pembangunan kawasan pedesaan bertujuan mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, pengembangan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat. Khususnya untuk mendukung kawasan National Geopark Bojonegoro,” kata Machmuddin.
Dia mengatakan, penetapan kawasan pedesaan ini dapat menjadi pijakan agar bisa berjalan bersama. Tentu DPMD berharap naskah akademik pembangunan kawasan pedesaan dapat diwujudkan secara konsep dan ditetapkan sebagai acuan.
“Naskah akademik disusun menggunakan pendekatan kewilayahan, serta metode analisis datanya spasial analisis dan pemetaan partisipatif,” kata mantan Camat Ngasem ini.
Kabid Penelitian LPPM Unigoro, Mrabawani Insan Rendra mengatakan, analisis data diawali dengan menentukan potensi berdasarkan data sekunder. Kemudian memetakan awal wilayah pedesaan berdasarkan potensi. Dilanjutkan dengan verifikasi hasil pemetaan melalui pemetaan partisipatif.
“Lalu penetapan kawasan pedesaan dan hasil rekomendasi,” katanya.(jk)





