SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Pasca jebolnya tanggul Kali Ingas di Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur pada Rabu (18/12/2024) kemarinn, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat mengimbau para petani mendaftar asuransi usaha tani padi atau AUTP.
Kepala DKPP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Helmy Elisabeth mengatakan, bahwa telah dilakukan koordinasi dengan para camat hingga perangkat daerah (PD) terkaitt guna membahas peristiwa jebolnya tanggul Kali Ingas.
“Kemarin beberapa Kepala PD dan seluruh Camat terkait sudah dirapatkan oleh Pak Pj (Bupati),” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (20/12/2024).
Dalam kesempatan itu, DKPP melaporkan kurang lebih luas lahan area persawahan yang sempat terendam air darii Kali Ingas seluas 14 hektar (ha) di Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor dan 833 ha di Kecamatan Baureno yang meliputi 5 desa. Meski begitu, kondisi padii dinyatakan masih dalam keadaan aman.
Kendati, mengingat di sekitar Kali Ingas dan Bengawan Solo masih berpotensii timbul bencana banjir, pihak DKPP Bojonegoro mengimbau kepada para petani untuk mendaftarkan tanaman padi mereka ke AUTP.
“Kami mengimbau untuk ikut AUTP sehingga apabila terjadi gagal panen petani mendapatkan asuransi,” ujar Helmy Elisabeth.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Laela Noer Aeny menyatakan, telah menyalurkan bantuan sarana dan prasarana (sarpras) untuk menanggulangii jebolnya tanggul Kali Ingas di Desa Kedungprimpen.
Bantuan sarpras yang diberikan itu berupa 10 sesek bambu, 3 terpal, dan 50 karung pasir. Bantuan itu langsung digunakan untuk perbaikan yang dikerjakan secara gotong royong antara warga sekitar dengan Pemdes setempat, dan anggota TNI-Polri.
“Kami hanya support sarpras,” beber perempuan enerjik ini.
Disinggung mengenai kondisi terkini Tanggul Kali Ingas yang sebelumnya jebol itu. Ia menyampaikan, sekarang dalam kondisi aman, namun tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menyalurkan bantuan dalam bentuk lainya jika terjadi kondisi darurat.
“Sementara aman, tetapi jikalau ada kondisi darurat kita langsung layanii,” tandasnya.(fin)





