SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Harapan MM, pemuda di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk bisa mengikuti program pelatihan bantuan masyarakat bidang energi sumber daya mineral (ESDM) kandas. Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) membatalkan penyelenggaran pelatihan dan sertifikasi gratis angkatan 3 tahun 2025.
Pembatalan program pelatihan bantuan masyarakat bidang energi sumber daya mineral (ESDM) angkatan 3 tahun 2025 ini dikarenakan adanya efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat terhadap kementerian dan lembaga. Salah satu Kementerian ESDM yang menaungi PPSDM Migas.
MM mengaku kecewa dengan pembatalan program pelatihan bantuan masyarakat bidang energi sumber daya mineral (ESDM) angkatan 3 tahun 2025 ini. Sebab ia sudah lama menantikan peluang untuk bisa mengikuti pelatihan dan sertifikasi gratis di PPSDM Migas.
Pria lulusan SLTA ini telah menjalani tes tulis di Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro pada Desember 2024 kemarin, sebagai sayarat mengikuti program pelatihan bantuan masyarakat bidang ESDM angkatan 3 yang akan dilaksanakan pada Mei tahun 2025. MM harus bersaiang dengan puluhan peserta, karena kuota yang disediakan terbatas.
“Tapi Selasa, 18 Februari 2025 kemarin, saya dapat surat dari Disperinaker jika program pelatihan bantuan masyarakat bidang ESDM angkatan 3 tahun 2025 dibatalkan karena adanya efisiensi anggaran,” jelas MM kepada suarabanyuurip.com, Selasa (18/2/2025).
MM berharap program pelatihan bantuan masyarakat bidang ESDM angkatan 3 di PPSDM Migas bisa dilanjutkan. Program ini dinilai dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pemuda Bojonegoro dalam bersaing di bursa kerja industri migas. Karena selain mendapat pelatihan, peserta juga memperoleh sertifikat secara gratis.
“Pembatalan ini membuat saya kecewa. Bukan hanya saya, perserta lainnya pasti juga sama. Apalagi kemarin ada yang menolak panggilan kerja dari pabrik demi bisa mengikuti tes ini,” tuturnya.
Pengawas Ketenagakerjaan Sub Koor Pelatihan dan Produktivitas Disperinaker Bojonegoro, Rochana membenarkan pembatalan program pelatihan bantuan masyarakat bidang ESDM angkatan 3 di PPSDM Migas.
Menurut Rochana pembatalan tersebut disampaikan oleh PPSDM Migas melalui surat bernomor B-229/DL.06/BPMD/2025 perilah pembatalan program pelatihan bantuan masyarakat bidang ESDM angkatan 3 tahun 2025.
Di dalam surat tersebut dijelaskan alasan pembatalan karena adanya Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD yang berimbas pada pemotongan anggaran penyelengaraan program pelatihan bantuan masyarakat bidang ESDM angkatan 3 tahun 2025 dibatalkan.
Surat pembatalan tersebut ditandatangani oleh Kepala PPSDM Migas Waskito Tunggul Nusanto tertanggal 16 Februari 2025.
Menindaklanjuti surat dari Kepala PPSDM MIGAS, perihal Penyelenggaraan Program Pelatihan Bantuan Masyarakat Bidang ESDM Tahun 2025 Angkatan 3.
“Surat yang kami terima dari PPSDM Migas pembatalan program pelatihan karena adanya efisiensi anggaran,” kata Rochana, Rabu (19/2/2025).(jk)





