Hasil Uji Laboratorium Dugaan Pencemaran Lingkungan Pengeboran Migas Sukowati akan Diumumkan Minggu Depan

Limbah migas sukowati.
Kepala Unit 2 (Tipidsus) Polres Bojonegoro, Ipda Achmad Zaenan Na’im,

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Polres Bojonegoro, Jawa Timur segera mengumumkan hasil uji laboratorium sampel air diduga tercemar limbah pengeboran migas Sukowati, Blok Tuban, di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas. Korps Bhayangkara itu sekarang ini terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro.

“Kami belum bisa menjawab kapan hasil uji laboratorium diumumkan. Perkiraan minggu depan. Kami akan koordinasi dengan DLH dulu,” kata Kepala Unit 2 (Tipidsus) Polres Bojonegoro, Ipda Achmad Zaenan Na’im, Senin (24/2/2025).

Dia mengatakan, kepolisian terus berkomunikasi dengan tim DLH Bojonegoro terkait hasil sampel yang diambil di saluran irigasi persawahan warga. Khususnya di selatan lokasi pengeboran minyak Pad B Sukowati di Desa Ngampel.

Petani Desa Ngampel sampai saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium sampel air yang diduga tercemar limbah pengeboran migas Sukowati dari pihak kepolisian. Hasil uji laboratorium itu untuk memastikan asal mula limbah yang membuat tanaman di persawahan warga mati.

“Uji laboratorium masih dalam proses Polda dan DLH. Kami berharap hasil lab keluar tepat waktu sesuai ketentuan,” ujar Pamuji, petani setempat.

Baca Juga :   Gelembung Gas Keluar di Sekitar Jalur Pipa Minyak di Rengel Tuban

Sementara itu, Manajer Sukowati Field, Arif Rahman Hakim mengaku juga menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang diambil.

“DLH dan kepolisian sudah mengambil sampel, dan seperti yang disampaikan kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang diambil,” ungkapnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait