SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Jembatan penghubung dua desa dua kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berpotensi roboh jika tidak segera diperbaiki. Tiang jembatan miring akibat diterjang derasnya arus sungai.
Jembatan tersebut menghubungkan Desa Ngrejeng, Kecamatan Purwosari ke Dsusun Sogo, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Kedua desa tersebut berada di kawasan lapangan migas. Desa Ngrejeng merupakan desa ring dua wilayah lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB). Sedangkan Desa Mojodelik adalah desa penghasil minyak Banyu Urip, Blok Cepu.
Jembatan Ngrejeng-Mojodelik memiliki panjang 45 x 2,30 meter. Meski saat ini masih bisa dilalui, namun kondisinya cukup berbahaya bagi pengguna yang melintas karena tiang penyangga jembatan bergeser akibat diterjang arus sungai Gandong.

“Tiang penyangga jembatan yang sebelah timur rusak kondisinya doyong karena diterjang derasnya sungai gandong ketika kondisi banjir,” kata warga Ngrejeng, Partono kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (04/03/2025).
Tokoh masyarakat desa ring dua JTB ini menjelaskan, kondisi jembatan masih bisa dilalui oleh warga, namun cukup berbahaya. Tiang penyangga miring akibat tanah sekitarnya tergerus air sungai.
“Masih bisa dilalui tapi harus pelan dan berhati-hati. Tapi kalau hujan terus menerus dan arus sungai deras bisa mempercepat kerusakan,” ujarnya.
Dia berharap jembatan penghubung Desa Ngrejeng-Desa Mojodelik ini segera mendapat perhatian dari pemerintah. Sehingga tidak sampai roboh dan mengganggu lalulintas warga.
“Harapannya semoga segera mendapat perhatian dari Pemkab Bojonegoro. Selain itu juga pihak perusahaan yang mengelola Gas JTB dan minyak Banyu Urip. Sehingga arus lalulintas bisa lancar seperti semula,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa (Kades) Ngrejeng, Arief Andika membenarkan miringnya tiang penyangga jembatan Ngrejeng-Mojodelik akibat diterjang arus sungai Gandong.
“Iya benar, Mas. Saya sudah mengajukan bantuan keuangan khusus ke Pemkab Bojonegoro. Harapannya semoga segera di acc sehingga dapat dipergunakan untuk pembangunan jembatan tersebut,” ujarnya.(sam)





