SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Jembatan penghubung antarkabupaten Bojonegoro-Lamongan, Jawa Timur, di Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem, putus. Sayap jembatan tergerus derasnya arus air Sungai Semar akibat hujan deras.
“Jembatan putus terjadi saat debit sungai meningkat drastis pada Jumat kemarin. Akibatnya sayap jembatan tergerus air dan jembatan putus,” kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi.
Heru mengatakan, jembatan penghubung antara Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem dan Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan hingga kini belum bisa dilalui. Sebagian badan jembatan sepanjang 20 meter dan lebar 3,5 meter itu ambruk.
“Dari Pemdes Kendung sudah berkirim surat ke Bupati Bojonegoro terkait jembatan putus tersebut,” ujarnya, Sabtu (22/11/2025).
Dia menambahkan petugas BPBD sudah mendatangi lokasi jembatan putus. Untuk saat ini jembatan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua atau empat maupun pejalan kaki.
“Karena sungai kedalaman hingga delapan meter,” terangnya.(jk)





