Balai Desa Baru Mojodelik Tempati Lahan 11.170 M2, Pelayanan Semakin Prima dan Nyaman

Balai desa baru Mojodelik.
RESMI PINDAH : Balai desa baru Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, menempati lahan seluas 11.170 M2.

Suarabanyuurip.com – M. Alamsyah Syarifudin

Bojonegoro – Kantor Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah resmi pindah di tempat baru. Luas lahannya mencapai 1,1 hektar (Ha) atau tepatnya 11.170 meter persegi (M2). Pemindahan ini diharapkan dapat lebih memberikan kemudahan akses pelayanan dan kenyamanan bagi warga.

Pemuda Dusun Ledok, Desa Mojodelik, Basofi Jantayu Birawa, mengatakan, kantor baru Desa Mojodelik lebih bagus dan luas dibanding kantor desa yang lama.

“Alhamdulillah balai desa yang baru ini lebih baik dibanding dulu. Dulu sering desak-desakan kalau pas banyak yang ngurus surat. Tapi untuk sekarang lebih nyaman,” ujar pemuda 20 tahun ini.

Selain itu, lanjut Basofi, tempat parkir di kantor desa baru juga luas, sehingga memudahkan warga memarkir kendaraannya.

“Mungkin untuk fasiltas tambahan kedepannya di area balai desa dibangun lapangan badminton (bulu tangkis) untuk kegiatan anak muda pada sore hari atau malam hari,” sarannya.

Sekertaris Desa Mojodelik, Adui Yusuf, menyampaikan, kantor baru dirasakan lebih nyaman. Area lokasinya juga lebih luas dibanding kantor desa lama, sehingga kedepan bisa dibangun lagi ruangan untuk pelayanan agar lebih terorganisir.

Baca Juga :   Polisi Tegaskan Tak Ada Tersangka Baru

“Karena dulu kebutuhan membuat kantor pelayanan saja terlalu sempit, untuk sekarang pelayanan sudah semakin banyak dibanding dulu. Kalau dibilang cukup memang cukup, tapi untuk pembangunan ruang pelayanan baru di balai desa lama sudah tidak bisa,” tuturnya.

Kepala Desa Mojodelik, Yuntik Rahayu, menyampaikan, pelayanan di kantor desa baru sudah berjalan satu bulan. Menurut dia, dipindahnya Kantor Desa Mojodelik dikarenakan lokasi yang lama sempit. Untuk parkir kendaraan susah. Kegiatan juga kurang luas apalagi untuk menambah bangunan baru tidak memungkinkan.

Yuntik menjelaskan, kantor baru Desa Mojodelik menempati lahan seluas 11.170 meter persegi. Namun tidak keseluruhan dibangun perkantoran. Melainkan ada fasilitas olahraga. Kedepannya di area kantor baru juga akan dibangun rumah toko (ruko) untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Untuk ruangannya juga sudah ada ruang pertemuan sendiri, terus ada ruang Kasun, BPD, dan Linmas juga punya ruangan sendiri. Sebagian ada yang belum jadi,” jelas kepala desa dua periode ini kepada suarabanyuurip.com, Kamis (19/6/2025).

Pembangunan pendapa dan kantor baru Desa Mojodelik menggunakan beberapa sumber anggaran. Yakni dari alokasi dana desa (ADD), Bantuan Keuangan Khusus (BKK), dan bantuan CSR ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Baca Juga :   Pemdes Mojodelik Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa di Puthuk Kreweng

“Pembangunannya sekarang baru mencapai 60 persen,” ucap Yuntik.

Pembangunan kantor baru Desa Mojodelik belum selesai seratus persen karena sempat dilanda musibah. Bagunan joglo pendapa yang dibangun menggunakan uang pribadi kepala desa roboh disapu angin.

“Utuk bangunan balai desa lama tidak akan dibongkar, karena ongkos untuk biaya bongkar sama untuk mendirikan lagi. Itu mahal. Jadi balai desa lama kedepannya untuk fasilitas karang taruna, PKK dan juga kegiatan KKN bila ada,” tutur Yuntik.

Ia berharap pemindahan kantor desa Mojodelik ini dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada warga dan menjadikan sistem pemerintahan menjadi lebih baik.

“Karena fasilitas sudah terpenuhi dibandingkan dulu, jadi tidak ada alasan buat perangkat desa untuk tidak bekerja karena faktor ruangan yang tidak memadai,” pungkas kepala desa perempuan satu-satunya di wilayah lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu ini.(lam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *