Sumur Keluarkan Gas, DLH Bojonegoro: Air Sumur Bau Belerang

Sumur semburkan gas
DLH Bojonegoro, Jawa Timur telah mengambil sampel air di sumur yang keluarkan gas hingga sebabkan kebakaran. Sumur berlokasi di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu itu hingga kini masih beraroma belerang.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Jawa Timur telah mengambil sampel air di sumur yang keluarkan gas hingga sebabkan kebakaran. Sumur berlokasi di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu itu hingga kini masih beraroma belerang.

“Kondisi terkini sumur sudah dipasang paralon. Namun meski sumur mengeluarkan air jernih, bau gas dan belerang masih tercium,” kata Kepala DLH Bojonegoro, Luluk Alifah.

Dia menjelaskan, lokasi sumur yang sebelumnya keluarkan gas dan terbakar karena reaksi rokok, sekarang sudah dipasang garis polisi. Hal tersebut untuk menghindari kejadian yang sesuai, yakni korban terbakar dari kejadian tersebut.

“Kami sudah ambil sampel air yang nantinya diujikan ke laboratorium terakreditasi KAN untuk mengetahui kandungan airnya,” kata Luluk sapaan akrabnya.

Luluk mengatakan, melalui tim lingkungan hidup pihak takmir Masjid Baitur Rohman untuk selalu memantau perkembangan kondisi sumur tersebut. Apabila nanti terjadi sesuatu segera melaporkan kepada lembaga pemerintahan terdekat agar segera ditindaklanjuti.

“Untuk saat ini tim masih memerlukan kajian lebih lanjut terkait penyebab munculnya gas di sumur tersebut,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (21/3/2025).

Baca Juga :   Estimasi Pendapatan Sumur Tua Rp225 Juta

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Agus mengatakan, kebakaran terjadi saat sejumlah warga melakukan pengeboran sumur, ternyata ada gas yang menyembur dari lubang sumur. Itu diketahui saat salah satu mensulut rokok di dekat sumur, gas yang keluar langsung bereaksi dan terjadi kebakaran.

“Aroma gas sangat menyengat usai pengeboran sumur sampai di kedalaman 60 meter,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Akibat peristiwa tersebut, Kepala Dusun Desa Klepek Dwi Puryanto terkena semburan api karena berada di dekat semburan. Dia menambahkan, korban menderita luka bakar.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Sukosewu, dan saat ini telah dirujuk ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro,” tambahnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait