SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Setyo Wahono – Nurul Azizah menggelar Open House Idulfitri 2025 di gedung Graha Putih lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (31/03/2025).
Open House atau acara buka rumah dalam rangka halal bi halal ini terbagi dua sesi. Pada sesi pertama, dibuka sejak puku 12.00 WIB hingga 14.00 WIB ini hadir para aparatur sipil negara (ASN) dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bojonegoro.
Kemudian pada sesi ke dua Open House terbuka untuk seluruh masyarakat. Masing – masing, baik OPD, maupun jajaran Forkopimda Bojonegoro datang bersama keluarga. Sesi ini dibuka sejak pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB.
Suasana hangat penuh keakraban terlihat dari saling sapa ketika mengucapkan selamat hari raya. Begitupun Bupati Setyo Wahono bersama istri, Cantika Wahono, dan Nurul Azizah didampingi suami, H. Budi Djatmiko, menyambut dengan senyum merekah kepada para tamu yang hadir.
Selain Bupati dan Wabup, turut menerima para tamu yakni Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Abdulloh Umar dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Muji Martopo.
Sering terlihat, sejenak para tamu berhenti sebab Wahono maupun Nurul Azizah menanyakan ihwal kabar dari keluarga hadirin yang dikenal. Serta untuk berfoto bersama.
“Alhamdulillah ini lebaran pertama di pendapa (Graha Putih, red.), saya bersama Bu Wabup (Nurul Azizah) saling bermaaf-maafan, semoga ini menjadi awal yang baik untuk membangun Bojonegoro yang lebih baik, lebih sejahtera, dan lebih membanggakan,” kata Bupati Setyo Wahono kepada Suarabanyuurip.com di sela acara.
Senada, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sri Budi Cantika Yuli Wahono mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah/2025 dan Mohon Maaf Lahir dan Batin.
“Kami juga ingin mengucapkan permohonan maaf di hari raya ini kepada masyarakat luas,” ucapnya.

Sementara Wabup Nurul Azizah menyampaikan tiga hal sebagaimana arahan Bupati Setyo Wahono. Pertama, momentum Idulfitri adalah untuk bersinergi membangun bersama-sama dalam merapatkan barisan dan bergandengan tangan.
Lalu yang ke dua, ada beberapa permasalahan yang harus dituntaskan sebagai data dasar, yaitu angka kemiskinan, IPM, dan pertumbuhan ekonomi. Sedangkan yang ke tiga, sinergi yang berkaitan dengan keikhlasan oleh semua pihak.
“Oleh karena itu sesuai dengan tagline, (agar Bojonegoro) bahagia, makmur, dan membanggakan,” tambah Nurul Azizah.
Salah satu masyarakat yang melawat di open house, M. Kuzaini mengaku senang dengan keramahan yang dipersembahkan oleh duo pemimpin daerah, Wahono dan Nurul. Sebab dinilai lebih merakyat dan dekat dengan warga Bojonegoro.
“Mas Wahono dan Mbak Nurul ini memang sejak dulu dekat dekat masyarakat, sehingga acara open house ini terasa lebih familier,” beber Kang Zen, sapaan akrab Kuzaini.(fin)





