SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Hari pertama masuk pasca libur Lebaran Idulfitri 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara acak guna melihat tingkat kehadiran kerja aparatur sipil negara (ASN) setempat, Selasa (08/04/2025).
Pemkab Bojonegoro membentuk empat tim untuk pelaksanaan sidak. Anggotanya terdiri dari Asisten, Staf Ahli, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dan Inspektorat.
Sidak acak ini menyasar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga lingkup kecamatan. Pada lokasi yang menjadi sasaran, kehadiran ASN langsung dicek satu demi satu.
Bupati Bojonegoro melalui Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo memimpin di Tim 1. Tak kurang dari 5 instansi di sidak, yakni Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sumber Daya Air (SDA), Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disperinakertrans), Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Kecamatan Kapas, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.
“Kami melakukan pengecekan secara acak, bilamana pasca libur lebaran ini, terdapat personel (ASN) yang tidak masuk,” kata Andik Sudjarwo kepada Suarabanyuurip.com dalam wawancara cegat.
Hasilnya, semua pegawai baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun karyawan semuanya masuk, dan tidak ada yang tidak masuk pada hari pertama kerja ini.
“Semuanya aman, baik PNS maupun tenaga kontrak. Berdasarkan presensi dan klarifikasi dari semua pimpinan,” tegasnya.
Untuk diketahui, jika ditemukan terdapat ASN yang bolos pada hari pertama masuk kerja, mereka akan dikenai sanksi, mulai dari sanksi ringan hingga sanksi berat sesuai aturan yang berlaku.(fin)

