Penyaluran Pupuk Subsidi di Bojonegoro Capai 29.608 Ton

Petani Bojonegoro
ILUSTRASI : Petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, saat beraktivitas menanam padi.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga April 2025 mencatat telah menyalurkan 29.608 ton pupuk bersubsidi. Dari alokasi pupuk yang diterima Bojonegoro tahun ini sekitar 116.072 ton, masih memiliki sisa 85.508 ton pupuk belum disalurkan.

“Karena baru selesai musim tanam pertama sehingga penyaluran pupuk subsidi belum mencapai 50 persen,” kata Kepala Seksi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Tatik Kasiati kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (30/04/2025).

Dia mengatakan, penyaluran pupuk subsidi masih terus berlangsung karena sebagian petani di wilayah Bojonegoro sudah mulai menanam padi. Misalnya di wilayah Kecamatan Sumberrejo, Balen, dan Kapas sudah tanam padi di musim kedua.

“Artinya pupuk di masing-masing kios terserap oleh petani,” katanya.

Tatik mengungkapkan, alokasi pupuk yang diterima Bojonegoro pada tahun ini sekitar 116.072 ton, terinci pupuk jenis Urea 55.893 ton, NPK 42.141 ton, dan organik 18.038 ton. Meski sudah disalurkan 29.608 ton, masih memiliki sisa 85.508 ton pupuk belum disalurkan.

Baca Juga :   Kebutuhan Alokasi Gas untuk Pupuk Dipastikan Terpenuhi

“Sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) sebanyak 196.787 ton kebutuhan pupuk untuk petani di Bojonegoro,” kata Tatik.

Namun, saat ini terjadi kendala penyaluran pupuk. Hal ini karena terjadi antrian angkutan pupuk di Gudang Penyangga di Desa Banjaranyar, Kecamatan Baureno, sehingga dimungkinkan keterlambatan pengiriman pupuk subsidi ke kios.

“Tapi kemungkinan saat ini sudah normal kembali, dan pengirim pupuk di kios sudah lancar. Harapannya dari Pupuk Indonesia dapat memenuhi sarana prasarana di gudang penyangga guna memperlancar pengiriman pupuk,” ujarnya.

Salah satu pemilik kios pupuk di Desa Sumberagung, Kecamatan Kepohbaru, Joko Trianto menyampaikan, penyaluran pupuk subsidi saat ini masih lancar dan tidak terjadi kendala. Petani juga mudah mendapatkan pupuk subsidi.

“Tercatat sebanyak 1.133 petani yang menerima pupuk subsidi di kios kami,” jelasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait