SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Gramedia kini hadir di Bojonegoro, Jawa Timur mengganti toko buku Toga Mas yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman No.119, Klangon, Kecamatan Bojonegoro. Gramedia yang resmi dibuka dalam Grand Opening pada Kamis (5/6/2025) ini diharapkan bisa meningkatkan literasi di Bojonegoro.
Regional Manager Gramedia, Sigit Hendarta menyampaikan, toko buku di Bojonegoro merupakan gerai ke-142 yang dimiliki Gramedia. Kehadiran Gramedia di Bojonegoro bukan hanya sebagai toko buku, tetapi sebagai ruang tumbuhnya literasi, kreativitas, dan edukasi bagi seluruh masyarakat.
“Kami berharap Gramedia dapat menjadi rumah belajar yang menyenangkan dan mudah diakses untuk semua kalangan,” katanya kepada Suarabanyuurip.com.
Dia mengatakan, Gramedia komitmen mendukung aktivitas komunitas literasi dan gerakan sosial, pada seremoni Grand Opening kali ini. Gramedia turut memberikan donasi buku bacaan secara simbolis kepada Yayasan Sejubah Insan Mulia dan Yayasan Nurul Hayat Bojonegoro.
“Inisiatif ini menjadi wujud kepedulian Gramedia terhadap masyarakat, sekaligus langkah untuk memperluas akses literasi sebagai kontribusi dalam mendukung dunia pendidikan,” jelasnya.
Perwakilan Investor Gramedia Bojonegoro, Latifah mengatakan, pemilihan lokasi Gramedia di Bojonegoro, karena minat baca di Bojonegoro cukup baik namun akses buku masih kurang. Dan Gramedia melihat potensi besar Bojonegoro sebagai daerah yang dinamis.
“Masyarakat Bojonegoro haus akan pengetahuan dan kemajuan. Kehadiran Gramedia di sini merupakan bentuk komitmen untuk mendukung perkembangan literasi dan pendidikan di daerah ini,” ujarnya.
Salah satu pengunjung Gramedia Bojonegoro, Zakiya mengungkapkan, kehadiran Gramedia di Bojonegoro adalah langkah yang sangat positif. Sebab Bojonegoro sendiri tidak banyak memiliki toko buku, meskipun ada itupun tidak lengkap.
“Bojonegoro kini punya akses yang lebih luas terhadap buku-buku berkualitas. Semoga bukan sekadar menjadi toko buku, tapi juga membuka ruang untuk tumbuhnya budaya baca dan literasi di tingkat lokal,” ungkapnya.
Dia berharap, Gramedia bisa menjadi pemantik nyala api minat baca masyarakat dan menjadi peluang atau wadah bagi penulis-penulis lokal untuk tampil lebih dekat dengan pembacanya.
“Sehingga literasi atau minat baca di Bojonegoro bisa lebih meningkat,” tambahnya.(jk)





